Tekan Angka Putus Sekolah, Kalbar Perluas Akses Pendidikan
- 14 Apr 2026 17:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat (Kalbar) terus memperluas akses pendidikan untuk menekan angka putus sekolah. Hal itu agar masyarakat di sana mudah untuk mendapatkan pendidikan dasar.
“Berbagai langkah dilakukan, termasuk membentuk kelompok belajar (pokjar) di tingkat lokal. Hal itu karena faktor ekonomi menjadi penyebab dominan anak tidak melanjutkan pendidikan,” kata Ketua Forum Komunikasi PKBM Kalbar, Mahathir Muhammad saat berbincang dengan Pro3 RRI, Selasa 14 April 2026.
Menurutnya, lingkungan sosial di sana juga turut memengaruhi. Terutama di daerah penghasil kelapa sawit, di mana anak-anak cenderung memilih bekerja.
“Kalau dari sisi geografis, luasnya wilayah menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pemanfaatan jaringan sinyal dan internet digital menjadi solusi dalam mendukung proses pembelajaran,” katanya.
Dalam hal pembiayaan, operasional pendidikan telah mendapat dukungan pemerintah. Namun, untuk peserta didik berusia di atas 25 tahun, pembiayaan dilakukan secara mandiri.
“Menariknya, PKBM juga mulai mengintegrasikan kurikulum pendidikan dengan keterampilan. Peserta didik tidak hanya mendapatkan ijazah kesetaraan, tetapi juga dua sertifikat keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk kembali belajar. Sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....