Akses Pendidikan Terbatas, Hambat Peningkatan IPM Kalbar

  • 14 Apr 2026 15:03 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Keterbatasan akses pendidikan masih menjadi kendala dalam peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kalimantan Barat (Kalbar). Hal ini terutama terjadi di wilayah terpencil.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kalbar, Jipridin, mengatakan jarak sekolah yang jauh menjadi hambatan bagi anak-anak. Selain itu, kondisi infrastruktur yang belum memadai turut memperburuk situasi.‎

Ia menyebut ada anak yang harus melewati beberapa kampung untuk mencapai sekolah. Bahkan, mereka harus melalui jalan sulit dan menyeberangi jembatan.‎

"Mungkin saja mengapa dia (anak) tidak mau sekolah, karena jauh sekolah itu, sampai menyeberangi 4 atau 5 kampung, apalagi jalannya jalan becek, dengan jembatan tinggi, jembatan gantung, nyeberang lagi. Ini salah satu faktor penghambat juga," katanya.‎

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab tingginya angka putus sekolah. Akses yang sulit membuat minat sekolah menjadi menurun.‎

Untuk itu, ia mendorong pemerintah agar membangun fasilitas pendidikan di daerah yang belum terjangkau. Pembangunan ini dinilai dapat memperpendek jarak tempuh siswa.‎

"Kita upayakan kepada Pak Gubernur, akses pendidikan dibangun di daerah-daerah yang kita anggap potensial bisa meningkatkan harapan lama sekolah, bangun gedung di situ. Jadi, di samping penyadaran dari kita, juga pembangunan fisik harus segera kita lakukan," ujarnya.

Baca juga: Mindset Orang Tua Masih Jadi Tantangan Pendidikan di Kalbar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....