Mindset Orang Tua Masih Jadi Tantangan Pendidikan di Kalbar

  • 14 Apr 2026 13:16 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kalimantan Barat (Kalbar) masih menghadapi tantangan pada sektor pendidikan. Salah satu faktor utama adalah pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pendidikan.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kalbar, Jipridin, mengungkapkan masih ditemukan anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan. Kondisi ini terjadi karena anak membantu orang tua bekerja.‎

"Misalnya di kampung-kampung, anak-anak yang mestinya usia sekolah, malah bekerja bantu orang tua cari rejeki, cari duit," ucap Jipridin di Pontianak, Selasa, 14 April 2026.‎

Ia menyebut situasi tersebut masih terjadi di sejumlah wilayah, meskipun jumlahnya mulai berkurang. Hal ini berdampak pada rendahnya harapan lama sekolah.‎

Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Orang tua perlu menyadari pentingnya pendidikan bagi masa depan anak.‎

Dewan Pendidikan Kalbar, lanjutnya, terus melakukan sosialisasi hingga ke pelosok daerah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.‎

"Jadi, Dewan Pendidikan sebagai katalisator, pemicu, melakukan sebuah perubahan, supaya mental dan mindset‎ masyarakat atau orang tua yang anak semestinya usia sekolah tapi dipekerjakan untuk membantu orang tuanya, ini kita ubah mindset dan mentalitas masyarakat, orang tua, sehingga bisa berpikir betapa pentingnya pendidikan itu. Karena pendidikan lah bisa mengubah nasib," katanya.

Baca juga: IPM Kalbar Masih di Bawah Rata-rata Nasional

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....