Dinkes Sumsel Mencatat Sebanyak 1.587 Kasus Campak hingga Awal April 2026

  • 13 Apr 2026 16:17 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 1.587 kasus campak di wilayah tersebut hingga awal April 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Trisnawarman, mengungkapkan bahwa tingginya angka kasus ini tidak bisa dianggap sepele. Ia menegaskan bahwa penyebaran campak dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia.

"Kasus terbanyak ditemukan di Palembang dengan hampir 808 kasus. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 kasus telah terkonfirmasi positif campak," ujar Trisnawarman. Sabtu 11 April 2026.

Menurutnya, baik anak-anak maupun orang dewasa memiliki risiko yang sama untuk tertular penyakit tersebut. Oleh karena itu, diperlukan langkah pencegahan yang cepat dan tepat untuk menekan angka penyebaran.

Sebagai upaya pencegahan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan melaksanakan vaksinasi, khususnya bagi tenaga kesehatan. Langkah ini diambil untuk melindungi tenaga medis yang berada di garis depan pelayanan sekaligus mencegah penyebaran di fasilitas kesehatan.

Trisnawarman menambahkan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kondisi tenaga medis yang sehat dan terlindungi, pelayanan di fasilitas kesehatan dapat berjalan optimal dan aman.

Sementara itu, dalam tiga bulan terakhir, RSUP Mohammad Hoesin Palembang mencatat 39 kasus campak. Meskipun seluruh pasien telah dinyatakan sembuh, peningkatan kasus ini tetap menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pihak terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....