BKKBN Babel akan Gelar Program KB Serentak, Tekan Pertumbuhan Penduduk

  • 08 Apr 2026 14:37 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melaksanakan pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak pada April 2026, sebagai langkah untuk mencegah terjadinya putus pakai alat kontrasepsi di masyarakat.

Hal ini dikatakan kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Isyak Zainuddin, Pemkab Belitung, Selasa (8/4/2026).

"Setelah Rakorda ini, langkah konkret yang akan dilakukan adalah pada bulan April akan dilaksanakan pelayanan KB serentak. Ini penting untuk menjaga agar tidak terjadi putus pakai," kata Fazar.

Ia menegaskan, pelayanan KB menjadi salah satu upaya penting untuk mendukung pengendalian pertumbuhan penduduk. Menurutnya, apabila jumlah kelahiran tidak terkontrol, maka akan berdampak pada meningkatnya kebutuhan pendidikan, layanan kesehatan, hingga ketersediaan lapangan kerja.

"Kalau jumlah anak terus bertambah tanpa pengaturan, maka akan berdampak pada kebutuhan pendidikan, layanan kesehatan, hingga lapangan kerja yang semakin berat, ujarnya.

Fazar menjelaskan, pelaksanaan pelayanan KB di wilayah Bangka Belitung memiliki tantangan tersendiri karena kondisi geografis kepulauan. Untuk mengantisipasi kendala akses, distribusi obat-obatan dan alat kontrasepsi telah disiapkan lebih awal agar tidak terjadi kekosongan saat pelayanan dilakukan.

"Obat-obatan dan alat kontrasepsi sudah kita distribusikan lebih awal agar saat pelayanan dilakukan tidak terjadi kekosongan," ucapnya.

Selain pelayanan KB, BKKBN Babel juga terus menjalankan program Genting yang menyasar anak stunting, ibu hamil, serta keluarga yang membutuhkan. Fazar memastikan program tersebut tetap berjalan seiring upaya percepatan target Bangga Kencana tahun 2026 di Bangka Belitung.

Sementara itu, salah seorang warga Tanjungpandan, Apriadi, menilai pelayanan KB serentak yang akan digelar BKKBN Babel merupakan langkah yang baik untuk membantu pengendalian pertumbuhan penduduk.

Menurutnya, program tersebut penting agar masyarakat lebih sadar merencanakan keluarga, sekaligus mencegah terjadinya lonjakan angka kelahiran yang dapat berdampak pada kebutuhan ekonomi keluarga.

"Tujuan program ini bagus, supaya pertumbuhan penduduk bisa lebih terkontrol. Kalau keluarga bisa merencanakan dengan baik, kebutuhan anak juga lebih terjamin, termasuk pendidikan dan kesehatan," kata Apriadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....