Panic Buying Ditengarai Sebabkan Antrean BBM di Bone Membludak

  • 05 Apr 2026 15:52 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Bupati Bone Andi Asman Sulaiman telah resmi mengumumkan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bone dipastikan aman usai menerima kunjungan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Namun, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bone.

Kondisi itu pun mulai terlihat ditengah arus mudik lebaran, peningkatan konsumsi BBM akibat peningkatan mobilitas masyarakat di momen lebaran Idul Fitri disinyalir sebagai penyebab. Setiap harinya masyarakat harus menunggu hingga berjam-jam lamanya untuk mendapatkan bahan bakar.

Mencuatnya isu kelangkaan efek perang antara Iran dan Amerika Serikat pun semakin memperparah antrean. Bahkan, turut memicu kenaikan harga BBM eceran yang semakin dikeluhkan warga.

Warga Bone, Afdhal mengaku resah dengan antrean kendaraan yang sangat panjang. “Kemarin saya sempat mengantre sampai lebih dari 1 jam di SPBU di Jl. Lapawawoi. Lebih parahnya lagi kalau antre tapi stoknya habis”, ujarnya kepada rri.co.id, Minggu, 5 April 2026.

Menurutnya, fenomena ini imbas dari panic buying yang menimpa masyarakat Kabupaten Bone sehingga stok yang sebenarnya masih aman, ludes dalam waktu singkat. “Karena ada juga SPBU yang masih melayani pembeli yang membawa jerigen, jadi tidak semua kendaraan yang mengantre dapat jatah BBM”, jelasnya.

Warga lainnya, Fitriani juga mengeluhkan hal yang serupa, Ia harus berkeliling ke beberapa SPBU untuk mendapatkan stok BBM tapi tak jarang hanya plang “BBM HABIS” yang ia temui. “Tambah susah ki sedding dapat bensin sekarang, jadi banyak orang yang membeli secara berlebihan karena takut tidak kebagian”, kata Fitri.

Terlebih, antrean kendaraan yang memadati jalan pun menyebabkan kemacetan parah. Fitri berharap pemerintah bisa bertindak cepat untuk mengatasi kepanikan yang tengah dirasakan warganya agar kondisi seperti ini bisa segera berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....