Pemprov Jateng Masifkan Kolaborasi Bersama Ormas Santri Gayeng Nusantara
- 05 Apr 2026 11:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penguatan kolaborasi dengan organisasi masyarakat Santri Gayeng Nusantara (SGN) di berbagai sektor strategis. Langkah ini dilakukan untuk memperluas dampak pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, pentingnya memperluas kerja sama yang lebih intens antara SGN dan pemerintah daerah. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan halalbihalal di Pondok Pesantren Agro Nuur El-Falah, Kota Salatiga, Sabtu 4 April 2026.
"Kolaborasi yang telah berjalan perlu terus dikembangkan agar semakin masif dan terarah. Saya mengajak SGN di 35 kabupaten/kota, untuk berkolaborasi dengan pemprov Jateng, diantaranya juga membantu mengatasi kemiskinan," imbuhnya.
Di sektor pendidikan, kata dia, SGN telah terlibat dalam program beasiswa bagi santri dan pengasuh pesantren. Pemerintah menyediakan program dan pendanaan, sementara SGN berperan dalam sosialisasi serta menjaring calon penerima manfaat.
Pada bidang kesehatan, sinergi diwujudkan melalui layanan cek kesehatan gratis dan program Speling atau dokter spesialis keliling. Sementara di sektor sosial, SGN aktif terlibat dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.
Di sektor ekonomi, kolaborasi difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai usaha produktif. Beberapa di antaranya meliputi peternakan kambing dengan sistem bagi hasil, kemitraan distribusi elpiji, hingga pengembangan usaha peternakan dan pertanian di sejumlah daerah.
Ketua Umum SGN Jawa Tengah, Chamzah Hasan, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung program pembangunan daerah. SGN dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menyukseskan agenda pemerintah bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Chamzah menambahkan, keberadaan pemimpin dari kalangan santri menjadi motivasi tersendiri bagi anggota SGN. Seluruh anggota diajak untuk berkontribusi maksimal demi kemajuan Jawa Tengah.
Ia juga mengungkapkan, jumlah anggota SGN saat ini mencapai sekitar 500 ribu santri yang tersebar di berbagai daerah. Potensi tersebut dinilai menjadi kekuatan besar untuk mendukung program-program pemerintah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....