Usai Ramadan, Umat Diingatkan Tetap Istiqamah Beribadah
- 03 Apr 2026 20:48 WIB
- Kediri
Poin Utama
- mempertahankan semangat ibadah
- bulan suci ramadan
- euforia hari kemenangan
RRI.CO.ID, Kediri – Tantangan untuk tetap mempertahankan semangat ibadah yang telah dibangun pada saat bulan suci ramadan, seringkali dihadapi umat muslim di antara euforia perayaan hari kemenangan Idul Fitri. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Yusuf, Wakil Ketua Ta’mir Masjid Baiturrahman, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dalam khotbah Jum’at, 3 April 2026.
“Betapa pentingnya untuk tetap ber istiqamah setelah bulan puasa berlalu. Penguatan ibadah, ketakwaan, dan keimanan yang kita upayakan saat ramadan harus terus kita lanjutkan,” kata Yusuf di pertengahan khotbahnya.
“Keteguhan kita menjalankan perintah Allah akan menjadi kebiasaan jika senantiasa tetap kita jaga kapanpun dan dimanapun.”
Tanda diterimanya amal ibadah seseorang di bulan suci ramadan adalah manakala ia mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah bulan penuh kebaikan berlalu. “Keteguhan jiwa maupun ketenangan hati akan diperoleh melalui konsistensi menjaga ibadah. Kualitas keimanan dan ketakwaan yang tetap terjaga menandakan kesempurnaan pencapaian ramadan,” ujar Yusuf.
Kegembiraan manakala menyambut datangnya hari kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa menahan hawa nafsu berpotensi membuat manusia terlena. Tanpa disadari, bulan suci ramadan seolah-olah hanyalah sebatas menjalankan formalitas ibadah sementara sehingga tidak menyisakan refleksi apapun sebagai pengingat di hari-hari selanjutnya.
Memasuki sesi akhir khotbah Jum’at yang berlangsung kurang lebih selama sepuluh menit ini, Yusuf kembali mengajak para jamaah untuk menjaga konsistensi beribadah dan beramal saleh.
“Mari kita gelorakan semangat ramadan sebagai wujud implementasi ilmu-ilmu yang telah diperoleh selama sebulan. Jaga salat kita, pertahankan bacaan Al-Qur’an, dan perbanyak dzikir,” ucapnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....