Menteri Transmigrasi Soroti Lambannya Perubahan di Pandeglang
- 03 Apr 2026 19:28 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara, menyebut kondisi Kabupaten Pandeglang belum menunjukkan perubahan signifikan sejak terakhir kali ia meninggalkan kampung halamannya tersebut. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam diskusi strategis bertajuk "Mulang Talk" yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang di Gedung Graha Pancasila dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-152, pada Jumat 3 April 2026.
"Pandeglang belum banyak berubah dalam konteks tradisi, budaya, kekerabatan, dan sebagainya. Kita harus membikin satu ekosistem di mana orang yang hidupnya di Pandeglang bisa sukses. Salah satunya dengan membangun manusia-manusia yang disiplin," kata Iftitah, Kamis 3 April 2026.
Mentrans menekankan pentingnya membangun ekosistem yang mumpuni agar putra daerah dapat meraih kesuksesan tanpa harus meninggalkan Pandeglang. Ia menilai kunci utama percepatan pembangunan terletak pada kedisiplinan dan inovasi manusia, terutama generasi muda, dalam mengelola potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, hingga pariwisata. Mentrans bahkan menantang pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan seluas 1.000 hektare yang terkoneksi dengan akses jalan tol guna menarik investor internasional masuk ke wilayah transmigrasi modern.
Merespons hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, M.M. Fuhaira Amin, menilai kritik Mentrans sebagai teguran sekaligus "cambuk" bagi seluruh elemen pemerintahan di Pandeglang. Politisi Partai Demokrat ini mengakui bahwa pandangan eksternal terhadap iklim pembangunan di Pandeglang harus diterima secara objektif sebagai bahan koreksi. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menciptakan ekosistem pendidikan dan infrastruktur yang berkualitas agar embrio positif putra daerah dapat berkembang di tanah kelahiran sendiri.
“Itu menjadi koreksi dan evaluasi untuk kita semua, suka tidak suka harus kita akui pandangan-pandangan diluar sana kepada internal. Baik itu iklim, ekosistem pembangunan,” katanya
Sementara, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menanggapi pernyataan Mentrans sebagai motivasi positif meski ia memiliki perspektif yang berbeda mengenai kemajuan daerah. Iing berpendapat bahwa secara objektif, Pandeglang terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya, yang terlihat dari perbaikan kualitas jalan nasional serta standarisasi gedung sekolah dasar di pusat kota maupun wilayah selatan. Ia menegaskan bahwa pondasi pembangunan yang telah diletakkan pemimpin terdahulu merupakan modal yang terus dilanjutkan.
"Kalau maju atau tidak, itu tergantung perspektif cara pandang kita menilai sebuah daerah. Dulu jalan nasional banyak yang hancur, hari ini sudah bagus. Begitu juga dengan fasilitas pendidikan. Artinya kemajuan itu ada dan harus kita lanjutkan," ujar Iing.
Iing pun berharap diskusi Mulang Talk ini dapat menjadi titik balik sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan wakil rakyat dalam menjawab keluhan masyarakat, terutama terkait infrastruktur. Penyiapan lahan strategis yang diminta kementerian menjadi agenda krusial bagi Pemkab Pandeglang ke depan guna memastikan perubahan paradigma transmigrasi dapat menggerakkan roda ekonomi dari hulu hingga ke hilir secara mandiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....