Obrolan Siskamling Bahas Kamtibmas Aman Ibadah Nyaman
- 02 Apr 2026 22:18 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Aparat kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan petasan dan knalpot bising yang kerap mengganggu ketertiban, terutama di momen ibadah. Hal ini disampaikan dalam program Tanjung Perak Malam melalui Obrolan Siskamling, Kamis 2 April 2026.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari Ditbinmas Polda Jawa Timur, yakni Fitrah I. Surniziah, I Gusti Bagus Rama Asna, dan Tatra Ari Reksa.
Dalam diskusi, ketiganya menyoroti pentingnya menjaga situasi kamtibmas di tengah rangkaian hari besar keagamaan yang berlangsung berdekatan, mulai dari Imlek, Nyepi, Ramadan, Idulfitri, hingga Paskah.
Salah satu perhatian utama adalah maraknya penggunaan petasan oleh anak-anak yang dinilai sulit dikendalikan. Rama mengungkapkan pengalamannya saat melakukan pengamanan ibadah.
“Jangan di sini, itu orang-orang lagi salat,” ujar I Gusti Bagus Rama Asna saat menegur anak yang hendak menyalakan petasan di dekat tempat ibadah. Namun, menurutnya, teguran tersebut kerap tidak diindahkan.
Sementara itu, Fitrah I. Surniziah menyoroti bahaya petasan berukuran besar yang memiliki daya ledak tinggi.
“Ada petasan yang ukurannya lebih tinggi dari anak yang memainkannya,” ungkapnya.
Peringatan lebih tegas disampaikan Tatra Ari Reksa terkait praktik pembuatan petasan secara mandiri.
“Daya ledaknya sangat besar, bisa sampai merobohkan rumah,” tegasnya.
Selain petasan, knalpot bising juga menjadi sorotan. Rama menegaskan penggunaan knalpot bersuara keras sangat mengganggu ketertiban umum.
“Knalpot yang suaranya keras itu harusnya tempatnya di sirkuit, bukan di jalan raya,” jelas I Gusti Bagus Rama Asna.
Keluhan masyarakat juga muncul terkait penggunaan sound system atau “sound horeg” yang berlebihan. Bahkan, getaran suara yang terlalu keras disebut dapat berdampak pada bangunan di sekitarnya.
Menutup diskusi, Fitrah I. Surniziah mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan.“Kita harus jadi polisi dari diri kita sendiri,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....