SPBU di Ambon Padat Kendaraan, Antrean Bikin Macet

  • 30 Mar 2026 12:39 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kepadatan kendaraan terjadi pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Ambon, Senin, 30 Maret 2026. Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular hingga ke badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lonjakan jumlah kendaraan mulai memadati sejak pagi hari. Pengendara harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar BBM jenis pertalite.

Sebagian pengendara roda dua bahkan memilih memutar balik karena antrean yang terlalu panjang.

"Isi pertalite eceran yang dijual pengecer saja, karena kalo antre itu pasti lama. Abang liat saja, antrean dari SPBU Soabali sudah mendekati Tugu Trikora," kata Iman, salah satu warga yang memilih putar balik dari lokasi SPBU Soabali

Dikatakan, antrean ini juga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Apalagi di waktu jam-jam sibuk. Kemudian minimnya petugas pengatur lalu lintas di sekitra lokasi juga semakin memperburuk situasi.

Dia menduga, meningkatnya antrean dipicu oleh tingginya permintaan BBM jenis pertalite dalam beberapa waktu terakhir.

"Mungkin juga warga khawatir terhadap keterbatasan stok sehingga mendorong mereka untuk mengisi BBM secara bersamaan," ucapnya

Dia berharap pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk mengurai kemacetan, seperti menambah petugas di lapangan serta mengatur alur kendaraan agar tidak melebur ke jalan-jalan utama.

Terpisah,Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Papua Maluku, , menjelaskan bahwa antrean dipicu oleh faktor teknis di lapangan, bukan karena kelangkaan stok.

Ia menyebutkan, antrean terjadi bersamaan dengan proses pembongkaran Pertalite sebanyak 16 ribu liter di SPBU, sehingga pelayanan pengisian sempat dihentikan sementara selama proses berlangsung.

Selain itu, pada waktu yang sama terdapat satu nozzle Pertalite yang sedang dalam perawatan guna menjaga akurasi takaran. Akibatnya, pelayanan sempat digabung antara kendaraan roda dua dan roda empat, yang memperlambat laju antrean.

Meski demikian, pihak Pertamina memastikan bahwa pasokan Pertalite tetap tersedia dan distribusi akan kembali normal setelah kendala teknis tersebut teratasi.

Kendati ada penjelasan resmi, dampak di lapangan sudah terlanjur meluas. Antrean panjang tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi barang di sejumlah ruas jalan utama Kota Ambon.

Warga berharap ke depan ada pengaturan teknis yang lebih baik di SPBU, terutama saat proses bongkar muat maupun perawatan fasilitas, agar tidak memicu antrean panjang dan kemacetan yang merugikan banyak pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....