Puasa Sehatkan Rahim Perempuan
- 28 Mar 2026 06:25 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Momentum Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual, tetapi juga membawa manfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya organ reproduksi perempuan. Hal ini disampaikan Elly Naila Fauziah Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Campurdarat, dalam Program dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Sabru, 28 maret 2026.
Ustazah Naila sapaan akrabnya menjelaskan bahwa rahim memiliki makna mendalam. Dalam bahasa Arab, rahim berkaitan dengan kata rahmah yang berarti kasih sayang.
“Pernahkah kita berpikir, saat kita menahan lapar dan haus, sebenarnya kita sedang memberi waktu tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Rahim pun ikut merasakan manfaatnya dan ini bentuk kasih sayang untuk tubuh kita juga,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama berpuasa sekitar 13 hingga 14 jam, tubuh mengalami proses seperti “reset” atau pengaturan ulang, termasuk pada keseimbangan hormon seperti insulin. Kondisi ini membuat tubuh lebih stabil dan rahim berada dalam kondisi lebih tenang.
Secara ilmiah, kondisi ini berkaitan dengan proses Autophagy, yaitu mekanisme alami tubuh untuk membersihkan sel-sel yang rusak dan memperbaikinya. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa puasa dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta menjaga keseimbangan hormon tubuh, yang berdampak pada kesehatan reproduksi perempuan.
“Ini seperti tubuh melakukan ‘bersih-bersih’. Sel yang rusak diperbaiki, sehingga rahim menjadi lebih siap dan sehat, termasuk bagi perempuan yang merencanakan kehamilan,” katanya.
Namun demikian, manfaat tersebut dapat berkurang apabila pola makan setelah Ramadan tidak dijaga, terutama saat Idul Fitri.
“Kalau setelah puasa kita justru balas dendam dalam pola makan, maka manfaat yang sudah didapat bisa hilang. Kuncinya tetap pada pola makan sehat dan cukup air putih,” jelasnya.
Dalam perspektif agama, puasa merupakan perintah Allah SWT yang sarat hikmah, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Selain itu, dalam hadis riwayat Nabi Muhammad disebutkan: “Berpuasalah, niscaya kamu akan sehat.”
Melalui pemahaman ini, puasa tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai bentuk kasih sayang terhadap tubuh. Bahkan, dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan rahim dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....