Wagub Hugua Tinjau Aset Kelautan Perikanan Sultra
- 27 Mar 2026 17:10 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, melaksanakan kunjungan kerja ke Balai Benih Udang Mata dan Balai Jasa Dok Perbengkelan, Kamis, 26 Maret 2026.
Kegiatan ini didampingi Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra, Sri Resqina R. Laydi, guna menginventarisasi aset strategis daerah di sektor perikanan.
Balai Benih Udang Mata dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat produksi benur berkualitas yang mampu menghasilkan hingga 4 juta ekor setiap tahunnya.
Produksi benih tersebut telah dimanfaatkan oleh kawasan tambak di Konawe Selatan dan Bombana dengan estimasi hasil produksi udang mencapai 400 ton.
Sri Resqina R. Laydi menjelaskan bahwa dengan asumsi harga Rp60.000 per kilogram, nilai omzet bagi pelaku usaha diperkirakan mencapai Rp24 miliar.
Selain mendukung ekonomi warga, balai benih ini juga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target sebesar Rp125 juta pada tahun 2026.
Kunjungan tersebut juga menyoroti peran Balai Jasa Dok Perbengkelan yang menyediakan layanan perawatan serta perbaikan kapal dengan biaya terjangkau bagi nelayan.
Tahun lalu, fasilitas galangan kapal ini menyumbang PAD sebesar Rp128 juta, dan tahun ini pemerintah menaikkan target capaian menjadi Rp250 juta.
Dinas Kelautan dan Perikanan mengusulkan peningkatan kapasitas fasilitas dari dua rel menjadi lima rel guna mengejar potensi PAD hingga Rp500 juta per tahun.
Wakil Gubernur Hugua menyatakan kebijakan penganggaran daerah harus diarahkan pada sektor produktif yang memiliki potensi nyata dalam meningkatkan pendapatan daerah.
Alokasi APBD perlu difokuskan untuk mendukung pengembangan fasilitas yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di Sulawesi Tenggara.
Mantan Bupati Wakatobi dua periode tersebut menilai dukungan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD sangat diperlukan dalam mengelola aset strategis tersebut.
“Saya akan segera melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Gubernur dan DPRD untuk memastikan kebijakan ini dapat berjalan secara terarah,” ujar Hugua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....