Pengamat Tekankan Stabilitas Rupiah saat Krisis Global

  • 27 Mar 2026 08:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengamat Tekankan Stabilitas Rupiah saat Krisis Global
  • Pengamat Tekankan Stabilitas Rupiah
  • Krisis Global

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketidakpastian global akibat konflik geopolitik turut memengaruhi sektor keuangan Indonesia. Investor cenderung mencari aset aman sehingga memicu volatilitas pasar.

Dampaknya, nilai tukar rupiah berpotensi melemah dan biaya utang meningkat. Kondisi ini mempersempit ruang fiskal pemerintah dalam mengelola ekonomi.

Pengamat kebijakan publik Universitas Negeri Padang, Dr. Genius Umar, menilai pemerintah harus merespons dengan cepat. Ia menekankan pentingnya pendekatan adaptive governance dalam situasi ini.

“Pemerintah harus bergerak cepat, terukur, dan berbasis antisipasi risiko dalam menghadapi dinamika global,” ujar Genius kepada RRI.CO.ID, Jumat 27 Maret 2026. Menurutnya, koordinasi kebijakan menjadi sangat krusial.

Ia menyebut sinergi antara otoritas fiskal dan moneter perlu diperkuat. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan kepercayaan pasar.

Selain itu, Indonesia juga diuji dalam menjaga konsistensi politik luar negeri. Prinsip bebas aktif dinilai harus tetap menjadi pijakan utama.

“Diplomasi multilateral perlu diperkuat untuk menjaga kepentingan nasional di tengah konflik global,” kata Genius. Ia menambahkan bahwa stabilitas domestik juga harus dijaga melalui komunikasi publik yang inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....