POJOK BANGKIT Lapas Dabo, Karya Warga Binaan Dijual

  • 26 Mar 2026 14:31 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Lapas Kelas III Dabo Singkep bersama Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep menghadirkan inovasi bernama POJOK BANGKIT sebagai etalase karya warga binaan. Program ini jadi bukti bahwa tembok penjara tidak membatasi kreativitas.

POJOK BANGKIT merupakan singkatan dari Pusat Olahan dan Jualan Karya Barang Warga Binaan Kreatif dan Inovatif Terampil. Namanya panjang, tapi tujuannya jelas, karya harus dihargai bukan hanya disimpan.

Beragam produk dipajang di area layanan publik kantor imigrasi. Mulai dari kerajinan tangan, karya kriya, hingga produk kreatif lainnya siap unjuk gigi di hadapan masyarakat.

Kepala Lapas Dabo Singkep, Yusrifa Arif, menyebut program ini sebagai bagian dari pembinaan kemandirian. Ia ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tapi juga membangun masa depan.

“Melalui POJOK BANGKIT, kami dorong warga binaan untuk terus berkarya dan mengembangkan keterampilan,” kata Yusrifa, Kamis 26 Maret 2026.

Ia menegaskan hasil karya mereka layak diapresiasi. Program ini juga membuka ruang interaksi dengan masyarakat.

"Warga bisa melihat langsung kualitas karya yang dihasilkan selama masa pembinaan," ujarnya.

Tak hanya itu, produk yang dipajang juga diperjualbelikan secara terbuka. Artinya, karya tersebut tidak sekadar pajangan, tapi punya nilai ekonomi.

"Inisiatif ini menjadi langkah nyata mengubah stigma. Warga binaan tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan sebagai individu yang mampu berkarya," tuturnya

Dengan POJOK BANGKIT, Lapas Dabo Singkep mengirim pesan tegas. Bahwa kesempatan kedua itu nyata, dan karya bisa jadi jalan untuk bangkit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....