BMKG Deteksi 56 Titik Panas di Aceh, Ini Sebaran Terbanyak

  • 26 Mar 2026 14:21 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 56 titik panas (hotspot) terpantau di wilayah Provinsi Aceh pada 25 Maret 2026, mulai pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Betsi, dalam laporan yang diterima RRI menjelaskan bahwa titik panas tersebut terdeteksi melalui sensor satelit MODIS (Terra, Aqua, Suomi NPP) serta NOAA20/VIIRS.

"Berdasarkan data tersebut, sebaran titik panas ditemukan di sejumlah kabupaten, antara lain Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Nagan Raya, serta Kota Lhokseumawe," katanya Kamis 26 Maret 2026.

Sebagian besar titik panas berada pada tingkat kepercayaan sedang, sementara beberapa lainnya terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi dan rendah. Titik dengan kepercayaan tinggi antara lain ditemukan di wilayah Aceh Besar (Indrapuri dan Lembah Seulawah), Bener Meriah (Syiah Utama), serta Gayo Lues (Dabun Gelang).

Selain itu, wilayah dengan jumlah titik panas relatif banyak terpantau di Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Gayo Lues yang tersebar di beberapa kecamatan.

BMKG mengingatkan bahwa keberadaan titik panas belum tentu menunjukkan adanya kebakaran hutan dan lahan secara langsung, namun menjadi indikasi awal yang perlu diwaspadai dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Dengan meningkatnya jumlah hotspot ini, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Laporan ini menjadi bagian dari upaya pemantauan dini guna meminimalkan risiko bencana kabut asap serta dampak lingkungan yang lebih luas di wilayah Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....