TMMD Wonogiri Rampung, Infrastruktur Desa Kembang Meningkat

  • 11 Mar 2026 18:41 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wongiri - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri resmi ditutup setelah berjalan selama 30 hari. Program tersebut dinilai mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Upacara penutupan digelar di Lapangan Dusun Kembang, Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan ini menandai berakhirnya rangkaian program pembangunan yang dilaksanakan sejak 10 Februari 2026.

Selama pelaksanaan TMMD, berbagai unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat setempat. Personel Polres Wonogiri juga ambil bagian dalam pengamanan, kegiatan sosial, serta berbagai program penyuluhan kepada masyarakat.

Sejumlah pembangunan fisik berhasil diselesaikan seluruhnya. Di antaranya pembangunan rabat beton jalan di beberapa titik, talud jalan, pengadaan sumur bor air bersih, rehabilitasi Masjid Al-Huda, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), serta program jambanisasi bagi warga.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik. Program tersebut meliputi penyuluhan dari instansi pemerintah, sosialisasi hukum, wawasan kebangsaan, serta kegiatan edukatif bagi masyarakat dan pelajar.

Total anggaran program TMMD Reguler ke-127 di Kabupaten Wonogiri mencapai Rp946 juta. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp178 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp768 juta.

Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut. Ia menilai keberhasilan TMMD tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak.

“Tujuan utama dari TMMD adalah mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga persatuan sekaligus menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk merawat berbagai fasilitas yang telah dibangun secara gotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi hasil pembangunan TMMD. Selain itu juga digelar penanaman pohon, pengecekan UMKM, pengobatan gratis, layanan perpustakaan keliling, serta pembagian sembako kepada masyarakat. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....