Hari Raya Umat Buddha Dijelaskan di Budha Dharma
- 10 Mar 2026 21:35 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Program Budha Dharma yang disiarkan pada Selasa, 10 Maret 2026, menghadirkan pembahasan tentang berbagai hari raya umat Buddha. Program ini dipandu oleh host Ferdy Gosaly dan menghadirkan narasumber Sumarjo, S.Ag., MM, Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan.
Dalam dialog tersebut, Sumarjo menjelaskan bahwa umat Buddha memiliki beberapa hari besar keagamaan yang diperingati setiap tahun. Hari raya tersebut menjadi momen penting untuk memperdalam ajaran Buddha sekaligus memperkuat praktik kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam tradisi umat Buddha terdapat beberapa hari raya utama seperti Waisak, Asadha, Magha Puja, dan Kathina. Setiap hari raya memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Buddha,” jelas Sumarjo.
Ia menuturkan bahwa Hari Raya Waisak merupakan perayaan paling utama bagi umat Buddha di seluruh dunia. Waisak memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian penerangan sempurna, dan wafatnya Buddha Gautama.
“Waisak disebut juga Tri Suci Waisak karena memperingati tiga peristiwa suci tersebut. Oleh karena itu, perayaan ini menjadi momentum refleksi diri bagi umat Buddha,” ungkapnya dalam program tersebut.
Selain Waisak, terdapat pula Hari Asadha yang memperingati khotbah pertama Buddha setelah mencapai pencerahan. Sumarjo menjelaskan bahwa pada momen ini umat Buddha mengenang awal penyebaran ajaran Dharma kepada para murid Buddha.
Hari Asadha sendiri diperingati sebagai peristiwa ketika Buddha Gautama menyampaikan khotbah pertamanya kepada lima pertapa di Taman Rusa Isipatana, Sarnath, India. Peristiwa ini dikenal sebagai Dhammacakkappavattana Sutta, yang menandai dimulainya penyebaran ajaran Dharma serta terbentuknya Sangha atau komunitas bhikkhu pertama dalam agama Buddha.
Menutup dialog, Sumarjo mengajak masyarakat untuk memahami bahwa hari raya keagamaan umat Buddha tidak hanya sekadar perayaan. “Hari raya umat Buddha pada hakikatnya mengajarkan nilai kebajikan, kedamaian, dan welas asih yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....