Polres Kediri Ingatkan Warga Waspadai Uang Palsu jelang Lebaran

  • 10 Mar 2026 19:41 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Sejumlah petugas Polres Kediri menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi munculnya uang palsu pada saat penukaran di tempat yang tidak resmi menjelang Lebaran.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Binmas Polres Kediri AKP Barkah Ramsul saat melakukan peninjauan di berbagai titik pelayanan penukaran uang baru di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Selasa 10 Maret 2026.

AKP Barkah menyarankan, menjelang momentum Idul Fitri ini diharapkan setiap warga sama-sama menjaga terjadinya tindakan kriminalitas.

"Adapun potensi kejahatan dalam penukaran uang baru, yakni peluang lembaran uang palsu terselip pada tiap bendel uang, serta bahaya munculnya tindak perampasan uang ketika melakukan penukaran di tempat sepi," kata AKP Barkah.

Meski demikian, ungkap AKP Barkah, hingga mendekati Lebaran 1447 H tidak ada pelaporan atau aduan masyarakat terkait temuan palsu. Sebab, pihaknya terus melakukan patroli beserta para anggotanya dan turut menyampaikan edukasi kepada pemilik lapak penukaran uang baru serta masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap peredaran uang palsu.

"Semoga saja tidak ada temuan uang palsu sampai akhir Ramadan ini. Kami selalu berharap masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lancar serta merayakan Idul Fitri secara kondusif," ungkapnya.

Sementara itu, Sitohang, salah satu pemilik lapak penukaran uang baru di Kecamatan Pare, kabupaten Kediri menyebutkan sampai sekarang jumlah masyarakat yang menukarkan uang baru di stan miliknya terbilang sepi jika dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.

"Mungkin, ini karena uang jasa penukarannya yang sekarang kemahalan menjadi Rp15.000 dibandingkan tahun lalu masih Rp10.000," kata Sitohang.

Namun, lanjutnya, dari banyaknya jenis pecahan uang yang ditawarkan di lapaknya secara umum didominasi oleh minat masyarakat yang menukarkan uang pecahan Rp5.000.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....