Februari 2026, Sintang Alami Inflasi 0,56 Persen

  • 10 Mar 2026 15:54 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Kabupaten Sintang mengalami inflasi sebesar 0,56 persen pada bulan Februari 2026. Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang, Murohman mengatakan meskipun terjadi inflasi, namun ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi atau mengalami penurunan harga seperti bahan bakar rumah tangga khususnya lpg 3 kg, serta telur ayam ras.

Berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen, harga beberapa komoditas seperti emas perhiasan, bawang putih dan daging ayam ras mengalami kenaikan harga. Pada Febuari 2026 Sintang mengalami inflasi year to date (Februari 2026 terhadap Desember 2025) sebesar 1,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,66.

Sedangkan inflasi year on year (Febuari 2026 dibandingkan Febuari 2025) sebesar 5,12 persen. Inflasi Februari 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kenaikan harga emas perhiasan seiring dengan naiknya tren harga emas dunia, kenaikan harga bawang putih dikarenakan stok menipis karena disupply dari pulau jawa serta kenaikan harga daging ayam ras karena permintaan meningkat menjelang hari raya imlek dan ramadan.

BACA JUGA : Peluncuran Sekolah Budaya Kain Pantang di Sintang

Inflasi di Kabupaten Sintang masih terkendali dan berada dalam target yang ditetapkan oleh pemerintah. BPS Sintang terus memantau perkembangan harga dan melakukan upaya untuk menjaga kestabilan harga, sehingga inflasi dapat terkendali.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan pendapatan,” kata Murohman, Selasa, 10 Maret 2026. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti emas perhiasan, bawang putih, dan daging ayam ras diharapkan dapat segera stabil kembali. "Kami berharap, dengan peningkatan produksi dan distribusi, harga komoditas dapat stabil kembali," ucap Murohman.

“Mari bersama-sama kita memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kualitas hidup," ujarnya. (ril/Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....