Wali Kota Eri Targetkan Basement Eks Hi-Tech Rampung Mei 2026

  • 10 Mar 2026 14:55 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan area basement gedung eks Hi-Tech Mall rampung dan diresmikan pada Mei 2026. Paling lambat, peresmian dilakukan pada Juni 2026.

Peninjauan progres revitalisasi dilakukan Eri bersama jajaran perangkat daerah pada Selasa, 10 Maret 2026. Gedung legendaris tersebut disiapkan bertransformasi menjadi pusat komunitas anak muda, UMKM, serta perkantoran modern dengan konsep mini exposure.

Basement akan difungsikan sebagai ruang berkumpul komunitas, mulai dari komunitas motor hingga pelaku industri kreatif. Konsep ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Surabaya.

“Jadi nanti kita di bulan Mei itu insyaAllah akan meresmikan yang lantai basement. Setelah itu, lantai paling atas untuk gedung pertemuan dan pernikahan,” ujar Eri.

Ia menjelaskan, perbedaan fungsi akan diterapkan antara lantai bawah dan atas. Area bawah diperuntukkan bagi komunitas, sedangkan lantai atas lebih bersifat komersial.

Lantai dua akan dimanfaatkan sebagai kantor perangkat daerah yang kini masih berkantor di luar kawasan Jimerto. Selain itu, sejumlah organisasi seperti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia, Karang Taruna, serta Rumah Bahasa dari Balai Pemuda Surabaya juga akan menempati area tersebut.

Pedagang IT dan komputer yang menjadi identitas lama Hi-Tech Mall tetap dipertahankan. untuk menjaga kesinambungan fungsi ekonomi gedung tersebut. Lantai tiga atau bekas area bioskop akan diubah menjadi ruang multifungsi. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk pertemuan, resepsi pernikahan, konser mini, hingga kegiatan olahraga.

Sebagai tahap awal, Pemkot Surabaya akan menggratiskan biaya sewa bagi komunitas dan pelaku usaha selama enam bulan hingga satu tahun pertama. “Akan digratiskan untuk beberapa bulan pertama, sambil kita evaluasi dan lihat bagaimana perkembangannya,” kata Eri.

Ia menegaskan akan dilakukan proses kurasi bagi komunitas dan UMKM yang bergabung. Kurasi dilakukan agar tercipta konektivitas kuat antar sektor dan kualitas brand yang masuk tetap terjaga.

Dalam aspek teknis, Eri meminta lantai atas menggunakan material granit agar tampil representatif. Sedangkan lantai bawah menggunakan polished concrete untuk efisiensi waktu pengerjaan tanpa mengurangi estetika.

Ia juga menekankan pentingnya sistem pendingin udara dan sirkulasi yang optimal di area basement. Pemilihan warna interior diminta bernuansa terang agar tidak menimbulkan kesan gelap.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya, Iman Kristian, menyebut progres fisik pembangunan telah mencapai 70 hingga 80 persen. “Progres fisik saat ini berada di kisaran 70 persen hingga 80 persen. Basement ditargetkan beroperasi lebih awal,” ujar Iman.

Ia menambahkan, puluhan tenant telah menyatakan minat bergabung. Dalam waktu dekat, lokasi usaha akan ditentukan agar para tenant dapat mulai menata interiornya.

Revitalisasi eks Hi-Tech Mall diharapkan menjadi penggerak baru ekosistem kreatif dan ruang ekspresi anak muda Surabaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....