Belum Ada Laporan Kendala, Kemenhaj Karanganyar Proaktif Pantau Jemaah Umrah
- 07 Mar 2026 15:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Karanganyar memastikan hingga saat ini belum menerima laporan adanya kendala maupun keterlambatan kepulangan jemaah umrah asal Karanganyar di Tanah Suci, pasca adanya konflik di wilayah Timur Tengah. Meski demikian, pihak Kementrian Haji dan Umroh Karanganyar berencana melakukan langkah proaktif dengan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah biro perjalanan umrah dalam waktu dekat.
Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Karanganyar Karanganyar, Sofyan Hadi, menjelaskan berbeda dengan ibadah haji yang dikelola penuh oleh pemerintah, status Kemenag dalam ibadah umrah adalah sebagai regulator dan pengawas. Hal ini membuat pendataan jemaah sangat bergantung pada laporan aktif dari masing-masing Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
“Sampai saat ini belum ada laporan kaitan jemaah umrah yang dari Karanganyar apakah tertunda kepulangannya atau ada hambatan. Karena kami tidak punya database langsung seperti haji, selama biro tidak melapor, kami anggap semuanya berjalan baik dan lancar,” ujar Sofyan Hadi saat dikonfirmasi RRI, Sabtu 7 Maret 2026.
Sofyan menambahkan, mayoritas PPIU yang beroperasi di Karanganyar merupakan kantor cabang, sehingga proses pemberangkatan biasanya dikendalikan oleh kantor pusat di Jakarta. Namun, untuk menjamin keamanan jemaah, pihaknya berencana menghubungi satu per satu pengelola biro perjalanan yang terdaftar untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Saya punya rencana untuk menelepon satu per satu PPIU yang ada di Karanganyar yang sudah melaporkan keberadaannya kepada tim. Kami kroscek apakah ada kendala atau tidak. Jika ditemukan masalah, baru kami koordinasikan dengan pihak terkait untuk solusinya,” ujarnya.
Rencananya, proses pengecekan intensif ke biro-biro umrah ini akan mulai dilakukan pada pekan depan. Kementrian Haji dan Umroh mengimbau kepada seluruh pengelola travel umrah di Karanganyar untuk proaktif melaporkan kondisi jemaah mereka, terutama jika terdapat perubahan jadwal penerbangan yang dapat berdampak pada kenyamanan ibadah jemaah di Arab Saudi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....