BMKG Deteksi 70 Titik Panas di Aceh, Ini Sebaran Wilayahnya
- 06 Mar 2026 08:47 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 70 titik panas (hotspot) terpantau di wilayah Provinsi Aceh pada 5 Maret 2026. Pemantauan dilakukan sejak pukul 00.00 WIB hingga 23.00 WIB menggunakan sensor satelit.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Anang Arianto, dalam keterangannya yang diterima RRI pada Jumat (6/3/2026) menyebutkan titik panas tersebut terdeteksi melalui sensor MODIS pada satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, serta sensor VIIRS pada satelit NOAA-20.
“Berdasarkan hasil pemantauan satelit, terdapat 70 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah di Aceh,” ujar Anang.
Sebaran titik panas tersebut terpantau di beberapa kabupaten dan kota, di antaranya Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, serta Kabupaten Nagan Raya.
.webp)
Dari jumlah tersebut, sebagian besar titik panas memiliki tingkat kepercayaan sedang, sementara beberapa titik lainnya terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi dan rendah. Wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak tercatat berada di Kabupaten Nagan Raya, khususnya di Kecamatan Kuala dan Kuala Pesisir.
BMKG menjelaskan bahwa titik panas merupakan indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi melalui pemantauan satelit. Namun demikian, keberadaan hotspot masih perlu diverifikasi lebih lanjut di lapangan untuk memastikan apakah benar terjadi kebakaran.
BMKG mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang terpantau memiliki konsentrasi titik panas cukup tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....