Cuaca Ekstrem, Tanaman Cabai di Jombang Terserang Hama Patek
- 28 Feb 2026 21:23 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang — Cuaca ekstrem ditandai dengan intensitas hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan tanaman cabai milik petani di Kabupaten Jombang terserang hama patek atau antraknosa.
Serangan penyakit tersebut mengakibatkan buah cabai membusuk sebelum masa panen tiba, sehingga berpotensi menurunkan hasil produksi petani pada awal tahun ini.
Kusnan, salah satu petani di Kecamatan Diwek, mengatakan bahwa serangan patek mulai muncul sejak curah hujan meningkat pada awal Februari 2026. Kondisi lahan yang lembap serta minimnya paparan sinar matahari membuat jamur penyebab penyakit berkembang lebih cepat dan menyerang buah cabai yang hampir siap dipanen.
“Buah cabai muncul bercak hitam lalu cepat membusuk. Padahal tanaman sudah mau memasuki masa panen,” ujarnya, Sabtu, 28 Februari 2026 .
Menurutnya, upaya penyemprotan pestisida kerap tidak maksimal karena hujan turun hampir setiap hari.
“Baru disemprot, hujan turun lagi sehingga obatnya ikut hilang. Akibatnya penyakit cepat menyebar ke tanaman lain,” kata Kusnan.
Menurut Kusnan, serangan patek memang umum terjadi saat musim hujan dengan tingkat kelembapan tinggi. Ia menyebut perubahan cuaca ekstrem menjadi faktor utama meningkatnya organisme pengganggu tanaman pada komoditas hortikultura, khususnya cabai.
“Curah hujan tinggi membuat kondisi lingkungan sangat mendukung pertumbuhan jamur antraknosa. Kalau tidak segera ditangani, ya sebagian bisa gagal panen,” jelasnya.
Di tengah kondisi tersebut, para petani berharap adanya pendampingan serta dukungan dari pemerintah, terutama terkait pengendalian hama dan stabilitas harga hasil panen.
“Harapannya juga cuaca lebih bersahabat supaya panen berikutnya tidak gagal dan harga tetap stabil sehingga kerugian petani bisa ditekan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....