Mahasiswa Minta Petugas Evaluasi Pola Pengamanan Aksi Massa
- 28 Feb 2026 11:05 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam PMII Kediri meminta petugas Polres Kediri Kota mengevaluasi pola pengamanan massa.
Hal ini disampaikan kepada Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim saat menerima audiensi 55 anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri di Mako Polres Kediri Kota, Jumat, 27 Februari 2026.
Dalam keterangannya, Sabtu, 28 Februari 2026, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi menyatakan, forum audiensi merupakan bagian dari komunikasi yang sehat dalam kehidupan demokrasi. "Kedatangan rekan-rekan mahasiswa bukan bentuk kebencian terhadap Polri, tetapi wujud kepedulian dan rasa sayang. Kritik yang disampaikan adalah dukungan moral bagi kami untuk terus berbenah," ujarnya.
Dalam dialog tersebut, ungkap AKBP Anggi, PMII Kediri menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari usulan peningkatan kualifikasi pendidikan rekrutmen anggota Polri minimal strata satu (S1), penguatan materi HAM dan resolusi konflik dalam pendidikan kepolisian, hingga evaluasi pola pengamanan aksi massa. Ia menjelaskan, bahwa sistem rekrutmen Polri terdiri dari jenjang Tamtama, Bintara, dan Perwira, dengan kewenangan berada di Mabes Polri.
Meski demikian, ia berkomitmen meneruskan seluruh aspirasi mahasiswa secara berjenjang ke Polda Jawa Timur hingga Mabes Polri. "Terkait pengamanan aksi unjuk rasa, Kapolres menegaskan bahwa Polri berpedoman pada Perkap Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penindakan Huru-Hara dan Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian," katanya.
Menurutnya, pengamanan aksi massa dilakukan secara bertahap sesuai eskalasi situasi. 'Tentu kami mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan. Apabila terdapat pelanggaran SOP oleh anggota, tentu akan dilakukan audit dan penindakan tegas," ucapnya.
AKBP Anggi menekankan, bahwa kebebasan berpendapat dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Untuk itu, Polri hadir untuk melindungi dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan aspirasi selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil oleh mahasiswa, penyerahan petisi kepada Kapolres, doa dan tahlil bersama, serta buka puasa bersama di lingkungan Polres Kediri Kota.
Pada akhir kegiatan, AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, komitmennya untuk membuat laporan tertulis sebagai tindak lanjut resmi atas seluruh aspirasi yang disampaikan.
"Aspirasi ini akan kami teruskan secara administratif dan struktural. Kami terbuka terhadap kontrol sosial dan siap memperbaiki diri demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," katanya.
Pada agenda ini, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, ditutup dengan apel konsolidasi pengamanan dalam keadaan lengkap dan sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....