Masyarakat Arga Makmur Sulit Dapatkan LPG 3Kg

  • 27 Feb 2026 16:20 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kelangkaan LPG 3 kilogram dirasakan masyarakat dalam satu pekan terakhir, terutama bagi masyarakat di Kecamatan Arga Makmur. Sejumlah pangkalan dan warung pengecer disebut sering kehabisan stok.

Salah seorang pedagang di Kelurahan Purwodadi, Safri mengaku sudah tiga hari tidak mendapatkan pasokan LPG, baik dari pangkalan resmi maupun warung. Untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari, ia terpaksa meminjam tabung LPG milik tetangga.

"Iya sudah 3 hari terakhir ini sulit sekali kami dapatkan gas. Jadi untuk masak kaminterpaksa minjam sama tetangga," katanya.

Sementara pedagang lainnya, Eli mengaku juga kesulitan mendapatkan LPG selama hampir satu pekan ini. Ia bahkan mencari hingga ke kecamatan lain bahkan menitip pembelian ke Kota Bengkulu, namun pasokan tetap sulit diperoleh.

"Saya sampai mencari ke kecamatan lain untuk dapat gas. Tapi sama saja juga sulit untuk mendapatkannya," ucapnya.

Selain langka, harga LPG di lapangan juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Ditingkat pangkalan, LPG yang seharusnya dijual sesuai harga eceran tertinggi Rp.20.000,- kini naik menjadi RP.22.000,- hingga Rp.23.000,- per tabung.

Sedangkan ditingkat pengecer atau warung, harga bisa mencapai Rp.30.000,- hingga Rp.35.000,- per tabung. Terutama ketika stok LPG sedang sulit didapatkan.

"Iya memang sulit sekali gas ini, kalau mulai mau puasa pasti susah kita dapat gas. Harganya juga kadang-kadang mahal juga," ujarnya.

Kondisi jauh berbeda dengan pernyataan sebelumnya, dimana pemerintah menyebut telah melakukan tambahan distribusi LPG 3 kilogram menjelang Ramadan, untuk menjaga ketersediaan stok. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pemantauan terhadap distribusi LPG ini, mulai dari agen hingga pangkalan agar pasokan benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan dan harga kembali normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....