BPOM Bogor Perketat Pengawasan Pangan Ramadan, Pastikan Produk Aman Dikonsumsi
- 27 Feb 2026 06:42 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Balai Pengawas Obat dan Makanan di Bogor mengintensifkan pengawasan pangan selama bulan Ramadan di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor serta Kota Depok. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
Ketua Tim Informasi dan Komunikasi (Infokom) dari Balai Pengawas Obat dan Makanan di Bogor (BPOM Bogor), Eva Nikastri, mengatakan pengawasan dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan mencakup sarana distribusi offline seperti supermarket, distributor, hingga penjual parcel, serta pengawasan online di e-commerce.
“Kami melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadan agar produk yang beredar benar-benar aman. Keamanan pangan berarti bebas dari bahaya kimia, fisik, maupun mikrobiologi.” ujar Eva dalam Bogor Pagi Ini edisi Kamis, 26 Februari 2026.
Selain pengawasan rutin, BPOM Bogor juga melakukan sidak takjil di sejumlah titik keramaian. Kegiatan ini melibatkan dinas kesehatan dan pramuka melalui Saka POM dengan dukungan mobil laboratorium keliling untuk uji cepat.
Eva menjelaskan, petugas melakukan sampling terhadap pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, pedagang akan diberikan pembinaan dan diminta menarik produk tersebut dari peredaran.
“Kami tidak hanya mengawasi, tetapi juga mengedukasi pedagang agar tidak menggunakan bahan berbahaya seperti formalin atau boraks. Pendekatan pembinaan ini penting agar pelaku usaha memahami risiko dan tanggung jawabnya.” katanya.
Hingga pertengahan Ramadan, hasil pengawasan menunjukkan produk yang diperiksa masih memenuhi ketentuan. Meski demikian, BPOM Bogor tetap mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen cerdas dengan memeriksa kondisi produk sebelum membeli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....