Bapanas Pastikan Harga Pangan Terkendali di OKU Selatan

  • 26 Feb 2026 14:28 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKU Selatan - Badan Pangan Nasional memantau harga dan ketersediaan pangan di Pasar Saka Selabung OKU Selatan. Pemantauan berlangsung Kamis 26 Februari 2026 dengan hasil harga relatif terkendali.

Bapanas melakukan pengawasan bersama Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan Sumsel. Kegiatan tersebut menjadi bagian pengawasan terpadu melindungi konsumen dan menjaga stabilitas pasokan.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Maino Dwi Hartono memimpin langsung pemantauan di lapangan. Ia menegaskan pengawasan difokuskan menjelang dan selama Ramadan 1447 Hijriah.

“Pemantauan kami fokuskan pada komoditas strategis yang permintaannya meningkat selama Ramadan,” tegasnya. Ia menyebut langkah tersebut penting mengendalikan potensi lonjakan harga.

Tim memeriksa beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam dan sapi. Petugas juga memantau cabai, bawang merah, serta bawang putih di lapak pedagang.

Pengawasan bertujuan mencegah lonjakan harga dan peredaran pangan berbahaya. Petugas memastikan produk yang beredar memenuhi standar keamanan dan mutu.

“Pengawasan ini menjamin kualitas pangan serta melindungi konsumen dari praktik merugikan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh pada seluruh rantai distribusi.

Sasaran pengawasan mencakup pasar tradisional, pasar modern, hingga gudang distributor. Tim juga memeriksa produsen, agen besar, serta pusat perbelanjaan dan ritel.

Petugas mengecek harga langsung di lapak dengan mengacu pada HET dan HAP. Langkah tersebut memastikan pedagang mematuhi ketentuan harga pemerintah.

Maino menyatakan hasil pemantauan tidak menemukan bahan berbahaya pada pangan. “Kami tidak menemukan formalin, boraks, maupun pewarna tekstil,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar. Stabilitas harga dinilai penting menjaga daya beli selama Ramadan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan OKU Selatan Zulfakar Dhani turut mendampingi kegiatan tersebut. Ia berharap pengawasan rutin mencegah gejolak harga selama hari besar keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....