DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Pelaksanaan Program PKE di Gorut

  • 18 Feb 2026 14:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa 17 Februari 2026.

Kegiatan monitoring ini digelar untuk memastikan proses pelaksanaan program sesuai dengan rencana dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Program PKE merupakan salah satu upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

Desa Bulalo menjadi satu-satunya desa di Provinsi Gorontalo yang mendapatkan intervensi khusus melalui program tersebut dengan total anggaran mencapai sekitar Rp 4,6 miliar. Anggaran itu difokuskan pada pembangunan fasilitas sanitasi, penyediaan sarana air bersih, serta peningkatan akses jalan desa guna mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menyampaikan apresiasi setelah melihat langsung perkembangan pekerjaan di lapangan. Ia menilai sejumlah item pekerjaan telah selesai dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

“Kami memantau langsung progres yang berjalan. Patut disyukuri, beberapa pekerjaan dari program PKE ini sudah tuntas, seperti akses jalan yang kini sudah bisa digunakan warga, termasuk pemanfaatan jamban keluarga dan fasilitas air bersih,” ujar Espin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga efektivitas penggunaan anggaran yang cukup besar untuk satu desa tersebut. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Asas manfaat adalah yang utama. Fokus kami adalah bagaimana infrastruktur yang dibangun melalui program ini mampu mendongkrak perekonomian lokal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Bulalo secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui peninjauan ini, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, serta menjadi percontohan dalam penanganan kemiskinan ekstrem di wilayah Provinsi Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....