Keterbatasan Lahan, Hambat Pembangunan IPAL di Sleman
- 09 Feb 2026 12:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Upaya peningkatan pengelolaan limbah cair rumah tangga di Kabupaten Sleman masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan. Kondisi ini membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman belum dapat menambah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal.
Kepala DLH Sleman Sugeng Riyanta menekanan pihaknya telah mendorong masyarakat untuk melakukan pengolahan limbah secara mandiri. Upaya tersebut difokuskan pada pengelolaan limbah rumah tangga guna mengurangi pencemaran lingkungan.
“Kita fasilitasi juga untuk pemukiman padat penduduk. Ini beberapa sudah kita fasilitasi dengan pembangunan instalasi pengolah air limbah secara komunal,” ucapnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Sugeng menjelaskan DLH Sleman telah membangun sejumlah IPAL komunal di beberapa titik. Namun, rencana penambahan fasilitas tersebut masih terkendala persoalan lahan dan harus memperhatikan teknis.
“Ada yang harus kita bangun dekat dengan pembuangan, harus dekat dengan sungai itu,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, terdapat pembangunan IPAL komunal yang terpaksa dilakukan di lokasi terbatas, bahkan berada di bawah jalan lingkungan, karena minimnya lahan yang tersedia.
Adapun kebutuhan lahan untuk satu unit IPAL komunal berkisar antara 100-150 meter persegi, dengan kapasitas hingga sekitar 100 kepala keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....