Becak Listrik Diharapkan Ringankan Beban Tukang Becak Lansia

  • 05 Feb 2026 17:18 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Sebanyak 200 unit becak listrik akan disalurkan kepada tukang becak di Kota Madiun. Becak listrik tersebut merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Koordinator Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Jawa Timur sekaligus Koordinator Wilayah Daerah Becak Listrik Indonesia, Dimas Ramdhana Prasetya, menyampaikan bantuan becak listrik tersebut diharapkan dapat membantu tukang becak yang telah memasuki usia lanjut.

“Harapannya dengan adanya bantuan ini, pertama untuk memotong rantai kemiskinan. Kedua, agar abang-abang becak ini punya aset karena beberapa di antaranya masih menyewa becak. Pak Prabowo ingin di usia tua para pembecak ini punya aset. Ketiga untuk menambah penghasilan, karena di berbagai kota dan kabupaten dengan adanya becak ini penghasilannya bertambah dua kali lipat,” ujar Dimas, Kamis 5 Februari 2026.

Dimas menegaskan becak listrik tersebut merupakan bantuan murni dari Presiden Prabowo Subianto tanpa menggunakan anggaran negara maupun anggaran daerah. Becak listrik diberikan secara gratis kepada tukang becak aktif yang memenuhi kriteria usia di atas 55 tahun.

Penyerahan becak listrik kepada tukang becak penerima manfaat di Kota Madiun rencananya akan dilaksanakan pada Minggu 8 Februari 2026 di Pahlawan Business Centre (PBC) Kota Madiun. Sebelum menerima bantuan tersebut, para tukang becak mengikuti pelatihan pengoperasian becak listrik.

Pelatihan dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun. Dalam pelatihan tersebut, calon penerima manfaat dibekali pengetahuan mengenai pengoperasian becak listrik, mulai dari cara menyalakan kendaraan, pengisian daya, hingga pengenalan fungsi komponen seperti rem, gas, dan lampu sein. Selain itu, para peserta juga mengikuti praktik langsung mengendarai becak listrik.

Plt Kepala Dishub Kota Madiun, Agus Mursidi melalui Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub Kota Madiun, Gandung Triyanto, menilai pelatihan tersebut penting agar tukang becak penerima manfaat dapat mengoperasikan becak listrik dengan baik dan aman sebelum menerima bantuan.

“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan tukang becak. Selain itu, karena rata-rata usia mereka sudah sepuh, becak listrik ini diharapkan bisa meringankan beban dibandingkan becak manual,” ujar Gandung.

Salah satu tukang becak asal Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Gendut Subagiyo, terlihat senang setelah menjajal becak listrik untuk pertama kalinya. Ia pun mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya becak listrik tersebut.

“Sangat bersyukur. Sebab selama ini memang kalau tidak dibantu ini (becak listrik) memang susah, apalagi tenaga sudah berkurang,” ucapnya. (UF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....