KM Samudra Tenggelam di Perairan Bintan

  • 04 Feb 2026 10:46 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Kapal Motor (KM) Samudra yang mengangkut 50 fiber berisi ikan tenggelam di perairan Terkulai, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Selasa 3 Januari 2026 petang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di titik koordinat 0°57'19.8" LU dan 104°18'16.2" BT.

Kapolres Bintan, AKBP Arrya Satria Bhawana melalui Kasat Polairud Polres Bintan, Iptu Syafril menjelaskan kronologi kejadian tenggelamnya KM Samudra. Sebelum tenggelam, kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Anai, Kota Tanjungpinang menuju Pelabuhan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

“Sekira pukul 17.00 WIB, kapal mengalami kebocoran di lambung kanan,” kata Syafril, Rabu 4 Januari 2026.

Sebanyak empat kru kapal sempat berupaya menguras air laut yang masuk ke dalam kapal. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00 WIB, mesin kapal mati dan kapal mulai terbawa arus hingga akhirnya tenggelam di perairan Anak Lobam.

Pihak Polairud Polres Bintan menerima laporan kejadian pada pukul 18.40 WIB. Petugas kemudian langsung menuju lokasi menggunakan speedboat.

“Di lokasi, anggota melihat para korban mengapung di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk nahkoda kapal,” ujar Syafril.

Empat awak KM Samudra yang selamat yakni Suhaidi (49) selaku nahkoda, Usman (49) ABK, Sadri Ardyansyah (23) ABK, dan Nasrun (58) KKM, telah dipulangkan ke rumah masing-masing di Batam. Syafril mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut mengingat kondisi cuaca yang belum stabil.

“Kondisi cuaca saat ini belum stabil. Angin kencang dan gelombang kuat masih terjadi di wilayah perairan Kabupaten Bintan dan sekitarnya,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....