Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap dan Huntara Pascabencana Sumut

  • 30 Jan 2026 21:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Sumatra Utara – Pemerintah mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) pascabencana. Pemulihan ini ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra Utara.

Berdasarkan pemantauan lapangan, pembangunan huntap saat ini tengah berlangsung di sejumlah daerah terdampak. Di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, pondasi huntap sudah dibangun.

Sebanyak 103 unit rumah tipe 36 dibangun di lahan lebih dari dua hektare hibah pemerintah daerah. Rumah ini diperuntukkan bagi warga terdampak yang rusak rumahnya berat, hilang, atau di zona merah.

Kepala BPBD Kabupaten Tapanuli Utara, Budiman Gultom, menyampaikan pembangunan huntap ditargetkan rampung 21 April 2026. Percepatan huntap juga dilakukan di Kabupaten Tapanuli Selatan, tepatnya Desa Sigala-gala, Kecamatan Batang Toru.

Di sana, 227 unit huntap dibangun bagi warga terdampak banjir di Daerah Aliran Sungai Batang Toru. Pembangunan huntap telah memasuki tahap pondasi, pemasangan dinding bata, serta pemasangan kusen pintu.

Selain huntap, pemerintah menyiapkan lahan untuk transisi warga dari hunian sementara ke permanen. Pembangunan huntara masih berlangsung, seperti di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara.

BNPB dan pemerintah kabupaten membangun 40 unit huntara di wilayah terpencil delapan jam dari Medan. Pembangunan huntara dan huntap melibatkan kolaborasi lintas sektor kementerian dan lembaga terkait.

Contohnya, di Sumatra Barat, huntara di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang dikerjakan Brimob. Saat ini pembangunan memasuki tahap pemasangan dinding, lantai, rangka bangunan, dan pengecoran beton.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....