Pendidikan Kebangsaan Dinilai Perlu Dimulai Sejak Usia Dini

  • 28 Jan 2026 14:39 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Masyarakat menilai pendidikan kebangsaan perlu ditanamkan sejak usia dini, sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda. Hal tersebut disampaikan dalam Opini Publik di Pro 1 RRI Tanjungpinang yang membahas Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS), Rabu, 28 Januari 2026.

Masyarakat menilai menurunnya rasa persatuan, kepedulian sosial, dan gotong royong menjadi tantangan serius saat ini. Pendidikan kebangsaan dinilai menjadi solusi untuk membangun kembali nilai-nilai tersebut di tengah pengaruh era digital.

Erna, warga Kilometer 5 mengatakan, rasa persatuan dan gotong royong di lingkungan sekolah sudah mulai memudar. Menurutnya, pendidikan kebangsaan sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan kembali rasa saling menghormati dan cinta negeri.

“Sekarang gotong royong di sekolah mulai menurun,” ujar Erna.

Umar, warga Soekarno Hatta menyoroti perubahan perilaku generasi muda yang dinilai semakin cuek dan kurang disiplin. Ia menilai penguatan nilai Pancasila dan kedisiplinan pendidikan perlu kembali ditegakkan.

“Anak-anak sekarang cenderung cuek dan kurang disiplin, sibuk dengan HP mereka saja,” ucap Umar.

Nasrun, warga Kota Piring, menekankan pentingnya penanaman nilai Pancasila secara menyeluruh di semua jenjang pendidikan. Ia menilai Pancasila merupakan fondasi utama agar bangsa Indonesia tetap maju dan utuh.

“Pancasila adalah fondasi utama bagi NKRI,” kata Nasrun.

Melalui Program KEMAS, masyarakat berharap pendidikan kebangsaan dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi yang berakhlak, berkarakter kuat, dan memiliki kepedulian terhadap persatuan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....