BPBD DKI Jakarta Sampaikan Perkembangan Penanganan Wilayah Terdampak Banjir
- 25 Jan 2026 08:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 14 RT dan satu ruas jalan tergenang banjir. Hal ini disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak 22 Januari 2026.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan Jakarta Timur menjadi wilayah paling terdampak. Di sana terdapat 13 RT yang dilanda banjir, tersebar di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Cawang.
"Ketinggian air di sana mencapai 30 hingga 130 sentimeter," ujarnya, Minggu 25 Januari 2026. Sedangkan satu RT lainnya yang terdampak berada di Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara, dengan ketinggian 40 sentimeter.
"Banjir di sana disebabkan luapan Kali Ciliwung," ujar Yonan. Selain permukiman, satu ruas jalan yakni Jalan Kembangan Raya, Jakarta Barat, terendam dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.
Akibat banjir, sebanyak ratusan warga Ibu Kota terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi darurat yang tersebar di berbagai wilayah. "Pengungsian dipusatkan di masjid, musala, sekolah, aula kelurahan, hingga balai warga," kata Yonan.
Menurut dia, pihak BPBD terus berupaya menangani banjir di seantero wilayah Jakarta. "Kami telah mengerahkan personel untuk mempercepat penanganan genangan dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan pihaknya bersama stakeholder terkait terus melakukan penyedotan air. Menurut dia, pihaknya juga memastikan berfungsinya serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas agar genangan cepat surut.
"Kami minta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi," ujarnya. Isnawa juga mengimbau warga untuk berhati-hati dan segera menghubungi layanan darurat 112 jika membutuhkan bantuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....