Jeruk Mandarin Jadi Simbol Kebersamaan di Lebaran dan Imlek
- 18 Mar 2026 15:28 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Buah jeruk mandarin menjadi salah satu sajian yang kerap hadir dalam berbagai perayaan besar, baik Idulfitri maupun Tahun Baru Imlek. Kehadirannya tidak hanya sebagai buah segar, tetapi juga sarat makna simbolis.
Di kalangan masyarakat Tionghoa, jeruk mandarin melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan rezeki. Warna oranye cerahnya identik dengan kebahagiaan, sehingga buah ini hampir selalu ada saat perayaan Imlek, baik sebagai hidangan maupun hantaran.
Sementara itu, saat Lebaran, jeruk mandarin juga menjadi buah favorit untuk disajikan kepada tamu. Rasanya yang manis dan segar dinilai cocok sebagai penyeimbang setelah menikmati berbagai hidangan khas seperti opor dan kue kering.
Pedagang buah di Tanjungpinang Beni mengaku, permintaan jeruk mandarin biasanya meningkat pada dua momen besar tersebut.
“Kalau Imlek sudah pasti ramai, tapi menjelang Lebaran juga banyak yang cari untuk suguhan di rumah,” ujar Beni, Kamis 19 Maret 2026.
Selain nilai simbolis dan rasa yang disukai, jeruk mandarin juga kaya akan vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Hal ini membuatnya semakin diminati di tengah kesibukan perayaan.
Dengan makna yang kuat dan manfaat kesehatan yang dimiliki, jeruk mandarin tidak hanya menjadi pelengkap hidangan, tetapi juga simbol kebersamaan lintas budaya dalam merayakan hari besar di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....