Bupati Langkat Santuni 65 Santri Ulumul Quran
- 15 Mar 2026 11:04 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Memasuki penghujung bulan suci Ramadan, Bupati Langkat Syah Afandin, memberikan santunan kepada 65 santri Pondok Pesantren Ulumul Quran. Santunan diberikan dalam sebuah kegiatan di Rumah Dinas Bupati Langkat, Jumat 13 Maret 2026.
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian kebersamaan para santri yang sejak awal Ramadhan telah mengisi berbagai kegiatan keagamaan di rumah dinas bupati. Mulai 1 Ramadan hingga 24 Ramadan, para santri aktif mengikuti buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, serta tadarus Al-Qur’an.
Tradisi menghadirkan santri untuk menghidupkan suasana Ramadan di rumah dinas ini bukanlah hal baru. Kegiatan tersebut telah menjadi tradisi tahunan yang dimulai sejak masa kepemimpinan almarhum Syamsul Arifin, yang merupakan abang kandung Bupati Langkat, Syah Afandin.
Sebanyak 65 santri dari Pondok Pesantren Ulumul Quran berpartisipasi dalam kegiatan tersebut selama 25 hari. Kehadiran mereka tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan kalangan pesantren, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dengan memanjatkan doa bagi keberkahan dan kemajuan Kabupaten Langkat.
Syah Afandin memberikan santunan serta perlengkapan ibadah kepada seluruh santri, sebagai bentuk apresiasi atas kebersamaan dan doa yang telah mereka panjatkan selama bulan suci Ramadan. Ia menyampaikan terima kasih kepada para santri yang telah mengisi Ramadan dengan kegiatan ibadah dan doa.
“Saya mengucapkan terima kasih karena selama Ramadan ini kalian telah mengisi rumah dinas bupati dengan doa-doa untuk kelancaran kepemimpinan saya, serta kemajuan Kabupaten Langkat,” ujarnya.
Ia juga mengajak para santri untuk terus menjaga tali silaturahmi. Mereka diminta saling mendoakan, agar kepemimpinan yang dijalankannya dapat membawa kebaikan bagi masyarakat.
“Jaga silaturahmi kita dengan saling mendoakan. Doakan saya agar menjadi pemimpin yang amanah dan selalu dijauhkan Allah dari bencana, fitnah, dan malapetaka,” ucapnya.
Selain itu, ia juga berpesan kepada para santri agar terus mengamalkan ilmu yang telah mereka pelajari di pesantren ketika kembali ke kampung halaman masing-masing. Sehingga ilmu tersebut menjadi pahala jariyah yang akan membawa mereka menuju surganya Allah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....