Empat Hal Perlu Dikurangi Selama Bulan Ramadhan

  • 13 Mar 2026 20:03 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia dan penuh dengan berbagai keistimewaan bagi umat Islam. Pada bulan suci ini, umat Muslim tidak hanya menjalankan ibadah puasa, tetapi juga dituntut untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri.

Hal tersebut disampaikan oleh Nurul Yaqin, S.E., S.BA., CDAI, dalam acara Kultum Siaran Khusus Ramadhan 1447 Hijriyah di Pro 1 RRI Tahuna, Rabu 11 Maret 2026. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa selama bulan Ramadhan umat Islam dianjurkan untuk mengurangi empat hal agar lebih fokus pada peningkatan ibadah.

Hal pertama adalah kilatul tho’a, yakni mengurangi asupan jasmani. Selama bulan Ramadhan, umat Islam menahan diri dari makan dan minum pada siang hari. Dengan berkurangnya asupan jasmani tersebut, umat Islam diharapkan dapat memperbanyak asupan rohani melalui ibadah kepada Allah SWT seperti shalat, zikir, dan membaca Al-Qur’an.

Nurul Yaqin mencontohkan peristiwa Perang Badar yang terjadi pada bulan Ramadhan. Saat itu Rasulullah SAW bersama sekitar 330 sahabat berperang dalam keadaan berpuasa, namun Allah SWT memberikan kemenangan kepada mereka karena keteguhan iman, doa, serta kekuatan spiritual yang mereka miliki.

Hal kedua adalah kilatul manam, yaitu mengurangi waktu tidur. Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, terutama pada malam hari seperti melaksanakan shalat tarawih, qiyamul lail, serta memperbanyak doa dan zikir.

Ia menambahkan, bagi siapa saja yang menghidupkan malam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah SWT, maka dosa-dosanya akan diampuni. Oleh karena itu, waktu malam di bulan Ramadhan sebaiknya dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hal ketiga adalah kilatul anam, yaitu mengurangi pergaulan yang tidak bermanfaat. Umat Islam dianjurkan untuk membatasi interaksi yang tidak penting agar terhindar dari perbuatan seperti ghibah atau membicarakan keburukan orang lain yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa.

Sementara itu, yang terakhir adalah kilatul qalam, yakni mengurangi pembicaraan yang tidak bermanfaat. Ramadhan dikenal sebagai Syahrul Qur’an atau bulan Al-Qur’an, sehingga umat Islam dianjurkan untuk lebih banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an melalui membaca, memahami, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pengurangan empat hal tersebut, Nurul Yaqin berharap umat Islam dapat memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.(Azizah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....