Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah di Kota Baubau

  • 10 Mar 2026 10:45 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Wali Kota Baubau, Yusran Fahim mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam memperkuat persaudaraan dan menjaga keharmonisan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota yang diwakili Sekda, La Ode Darus Salam dalam Malam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah tungkat Kota Baubau, di Masjid Jami'atus Sholihin, Senin, 9 Maret 2026 malam.

Ia menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bagi umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dalam menjalani kehidupan.

“Peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah pengingat bagi kita semua untuk kembali menengok peta jalan hidup kita, yaitu Al-Qur’anul Karim,” ujarnya.

Dengan mengangkat tema 'Bersama Al-Qur’an Kita Kuatkan Ukhuwah', Wali Kota menekankan pentingnya menjaga persaudaraan sebagai modal sosial utama dalam membangun Kota Baubau.

Menurutnya, terdapat tiga dimensi ukhuwah yang perlu terus diperkuat dalam kehidupan bermasyarakat, yakni ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama muslim, ukhuwah wataniyah sebagai persaudaraan sebangsa dan setanah air, serta ukhuwah bashariyah yang menekankan persaudaraan sesama manusia tanpa memandang perbedaan latar belakang.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Baubau memiliki nilai-nilai budaya luhur yang sejalan dengan ajaran Al-Qur’an, salah satunya melalui falsafah Sara Pataanguna yang menekankan harmoni, penghormatan, dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.

“Jika kita berpegang teguh pada Al-Qur’an, maka tidak ada tempat bagi fitnah, tidak ada ruang bagi perpecahan, dan tidak ada alasan untuk saling membenci,” katanya.

Sekda Kota Baubau, La Ode Darus Salam di Masjid Jami'atus Sholihin, Senin, 9 Maret 2026 (Foto: RRI/Arul)

Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai titik penguat silaturahmi dan kebersamaan dalam membangun daerah.

“Marilah kita bangun Kota Baubau dengan semangat gotong royong, saling menghargai, dan saling menguatkan di bawah naungan nilai-nilai Ilahiyah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya membaca Al-Qur’an secara lisan, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan membantu sesama dan memperkuat solidaritas sosial.

Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an terus menjadi fondasi dalam menjaga kedamaian dan kemajuan daerah, sehingga Kota Baubau dapat menjadi daerah yang penuh keberkahan.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi Kota Baubau dan menjadikannya sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tutupnya.

Sementara itu hikmah Nuzulul Qur'an dibawakan oleh Ustaz Lalu Suharja Hambali yang juga sebagai imam besar masjid Jami'atus Sholihin (Masjid Agung Kota Baubau).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....