Sekolah Mimpi Gelar Festival Cahaya Qur’an di SDN Kampung Tangnga
- 07 Mar 2026 20:35 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Pagi itu suasana di halaman SDN Inpres 181 Kampung Tangnga, Kecamata Tanralili, Kabupaten Maros, terasa berbeda. Tawa anak-anak terdengar riuh memecah udara pagi, Sabtu, 7 Maret 2026. Sebagian siswa tampak duduk berkelompok menghafal ayat-ayat pendek Al-Qur’an. Di sudut lain, seorang siswa melatih suara adzannya dengan penuh percaya diri. Sementara beberapa anak lainnya tampak serius menulis kaligrafi di atas kertas.
Hari itu bukanlah hari sekolah biasa. Komunitas Sekolah Mimpi datang membawa sebuah kegiatan bertajuk Festival Cahaya Qur’an, sebuah rangkaian kegiatan Ramadan yang menghadirkan pembelajaran agama dengan cara yang menyenangkan bagi anak-anak.
Sekolah Mimpi merupakan komunitas sosial di bidang pendidikan yang didirikan oleh Irfan Hamka pada tahun 2016.
Komunitas ini lahir dari kepedulian para relawan muda yang ingin memberikan ruang belajar tambahan bagi anak-anak, khususnya dalam pengembangan karakter dan nilai-nilai pendidikan. Pada Ramadan tahun ini, SETARA Sekolah Mimpi menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan religius bagi para siswa SDN Inpres 181 Kampung Tangnga.
Kegiatan diawali dengan materi pembelajaran sederhana namun bermakna, mulai dari praktik wudhu yang benar, pelaksanaan salat dhuha berjamaah, hingga kultum tentang keutamaan sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.
Bagi para siswa, suasana belajar terasa berbeda. Mereka tidak hanya duduk di dalam kelas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para relawan dalam suasana yang santai dan menyenangkan.
Setelah sesi pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan islami. Mulai dari lomba adzan, hafalan surat pendek, cerdas cermat islami, hingga lomba kaligrafi. Sorak sorai teman-teman yang memberi dukungan membuat suasana semakin meriah. Anak-anak pun tampak percaya diri tampil di depan.
Project Manager Festival Ramadhan Sekolah Mimpi SETARA, Muh Wahyu Dwi Putra, mengatakan kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga bertujuan menumbuhkan minat belajar agama pada anak-anak. "Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar nilai-nilai keagamaan sekaligus mengembangkan kreativitas mereka" jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak, baik dari sisi pemahaman agama maupun kepercayaan diri mereka di masa depan. Sambutan hangat juga datang dari pihak sekolah. Kepala SDN Inpres 181 Kampung Tangnga, Andi Sungguh Tenri, mengaku bersyukur kegiatan ini kembali digelar untuk kedua kalinya di sekolahnya.
Menurutnya, kegiatan Sekolah Mimpi memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. "Bahkan, anak-anak masih mengingat kegiatan tahun lalu dan terus menanyakan kapan kegiatan serupa kembali dilaksanakan" ujarnya.
"Ia menilai metode pembelajaran yang dibawa para relawan menghadirkan pengetahuan yang tidak selalu didapatkan dalam proses belajar mengajar yang mengikuti kurikulum sekolah.
Karena itu, pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung setiap tahun. "Di tengah kemeriahan kegiatan, seorang siswa kelas enam bernama Iqbal mengaku sangat menikmati kegiatan Festival Cahaya Qur’an tersebut." tambahnya.
Baginya, kegiatan ini sangat seru karena diisi dengan berbagai lomba dan aktivitas menarik bersama teman-temannya. Melalui Festival Cahaya Qur’an ini, SETARA Sekolah Mimpi berharap dapat menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kreativitas dan rasa percaya diri anak-anak.
Di sekolah sederhana di Kampung Tangnga itu, Ramadan tahun ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Namun juga tentang belajar, bermain, dan menyalakan mimpi bagi masa depan mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....