Jajanan Khas Gayo Kembali Hadir di Lapak Takjil Ramadhan

  • 05 Mar 2026 10:01 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Bulan Ramadhan menjadi momen yang membawa berkah bagi banyak masyarakat, termasuk para pedagang takjil yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berjualan. Salah satu lapak yang menarik perhatian berada di Jalan Sengeda, tepatnya di depan Lapangan Sanggamara, di samping Kodim Ateng 0106 Aceh Tengah.

Di lokasi tersebut, seorang penjual bernama Ani menghadirkan kembali berbagai jajanan tradisional khas Gayo yang kini mulai jarang ditemukan di tengah maraknya makanan modern.

Melalui lapak bernama Pinussa Kuliner Khas Gayo, Ani berupaya menghidupkan kembali cita rasa jajanan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi muda.

“Jadi, kita ingin melestarikan kembali jajanan khas Gayo yang sudah lama. Kita tampilkan kembali supaya para kaum muda, bahkan orang tua bisa kembali menikmati jajanan khas Gayo yang sudah lama tidak kita nikmati,” ujar Ani.

Beragam jajanan khas Gayo yang dijual di lapak tersebut antara lain ubi saut, ubi rambat, jagung rebus, pisang, lepat gadung, lepat ubi, gutel, lepat Gayo, hingga aneka kukusan sehat yang diolah secara tradisional.

Selain cita rasa khas, harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau bagi masyarakat. Lepat ubi, gutel, dan lepat Gayo dijual dengan harga Rp2.000 per buah. Sementara satu porsi campuran dibanderol Rp5.000, dan paket campur lengkap seharga Rp10.000.

Ani menjelaskan, ia tidak hanya berjualan saat bulan Ramadhan. Pada hari-hari biasa, lapaknya juga hadir di beberapa lokasi di Takengon.

“Kalau hari biasa di hari Minggu kita berjualan mulai pukul 06.00 pagi di Lapangan Musara Alun dan Lapangan Helpet. Di luar bulan Ramadhan juga buka pukul 16.00 sore pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Tapi selama Ramadhan kita full di sini mulai pukul 16.00 sampai waktu berbuka,” jelasnya.

Upaya Ani menghadirkan kembali jajanan tradisional Gayo ini menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan kuliner daerah agar tetap lestari dan terus dikenal oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....