Simak Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-15 Bulan Ramadan

  • 04 Mar 2026 15:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, semangat ibadah umat Muslim diharapkan tetap terjaga dengan konsisten. Salah satu malam yang memiliki keutamaan istimewa adalah malam ke-15 Ramadan.

Pada fase ini, sebagian umat biasanya mulai mengalami penurunan semangat ibadah setelah menjalani puasa selama dua pekan. Karena itu, keutamaan malam ke-15 sering dijadikan pengingat agar umat tetap istiqamah menjalankan salat tarawih.

Menurut sejumlah riwayat dalam literatur keislaman, malam tersebut memiliki keutamaan khusus bagi mereka yang melaksanakan tarawih. Ibadah sunnah ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh harap dan kekhusyukan.

Selain menahan lapar dan dahaga, Ramadan juga menjadi momentum memperbanyak ibadah serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Setiap malam dalam bulan penuh berkah ini diyakini memiliki keutamaan tersendiri bagi mereka yang istiqamah beribadah.

Dalam kitab Durratun Nashihin, disebutkan keutamaan salat tarawih pada malam ke-15 Ramadan. Pada malam tersebut, para malaikat memohonkan ampun bagi orang yang melaksanakan ibadah tarawih.

وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةَ عَشَرَةَ تُصَلِّى عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ وَحَمَلَةُ الْعَرْشِ وَالْكُرْسِىِّ

Artinya: "Pada malam kelima belas, para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya."

Dalam penjelasan ulama, Arsy merupakan singgasana Allah yang agung dan berada pada kedudukan paling tinggi. Para malaikat yang memikulnya memiliki kedudukan sangat mulia di sisi Allah SWT.

Sementara itu, Kursi merupakan bagian dari keagungan Allah yang berada di bawah Arsy. Malaikat penjaga Kursi juga termasuk makhluk pilihan yang menjalankan tugas khusus dari Allah SWT.

Artinya, orang yang melaksanakan salat tarawih pada malam ke-15 Ramadan akan didoakan secara khusus oleh para malaikat. Doa tersebut memohonkan ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.

Janji keutamaan tersebut menjadi motivasi spiritual bagi umat Muslim agar tidak mengendurkan ibadahnya. Terlebih ketika Ramadan mulai memasuki pertengahan dan semangat sebagian jamaah mulai menurun.

Amalan Malam ke-15 Ramadan

Selain keutamaan yang disebutkan dalam kitab tersebut, terdapat pula beberapa amalan yang sering dilakukan pada malam ke-15 Ramadan. Amalan ini bertujuan meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak doa dan pengharapan kepada Allah SWT.

Berikut beberapa amalan yang biasa dilakukan pada malam tersebut:

  1. Membaca doa qunut pada rakaat terakhir salat witir
    Dalam sejumlah pendapat ulama, doa qunut disunnahkan dibaca mulai pertengahan Ramadan hingga akhir bulan.
  2. Membaca surat Al-Qadr dalam salat tarawih
    Surat Al-Qadr dibaca pada rakaat pertama sebagai variasi bacaan sekaligus penghayatan turunnya Al-Qur’an pada bulan Ramadan.

Malam ke-15 juga menandai hampir berakhirnya fase kedua Ramadan yang dikenal sebagai fase maghfirah atau ampunan. Pada fase ini, kesempatan meraih ampunan dan pahala masih terbuka sangat luas bagi umat Muslim.

Salat tarawih sendiri berstatus sunnah muakkad, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Meski tidak wajib, keutamaan yang dijanjikan sangat besar bagi setiap Muslim yang melaksanakannya.

Karena itu, malam ke-15 Ramadan dapat menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen beribadah hingga akhir bulan. Konsistensi ibadah justru diuji ketika Ramadan mulai memasuki pertengahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....