Minum Kopi dan Teh Sebaiknya saat Berbuka

  • 27 Feb 2026 23:15 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe -27 Februari 2026 – Minuman berkafein seperti kopi dan teh kerap menjadi pilihan untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Namun, para ahli gizi mengingatkan bahwa waktu konsumsi memiliki peran penting agar manfaatnya tidak berubah menjadi risiko bagi kesehatan, terutama selama bulan Ramadan.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, menjelaskan bahwa kopi dan teh sama-sama mengandung kafein dengan kadar berbeda. Dalam satu cangkir kopi sekitar 200 mililiter, kandungan kafein dapat mencapai 95 hingga 200 miligram. Sementara itu, teh hitam rata-rata mengandung 14–70 miligram kafein dan teh hijau sekitar 24–25 miligram, tergantung jenis serta metode penyeduhannya.

Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat sehingga membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk. Meski demikian, asupan kafein berlebih dapat menimbulkan efek samping seperti jantung berdebar, rasa cemas, gangguan lambung, hingga kesulitan tidur. Pada kondisi berpuasa, efek ini bisa terasa lebih kuat karena tubuh tidak mendapat asupan cairan dalam waktu lama.

Karena itu, konsumsi kopi atau teh saat sahur dinilai kurang ideal. Kafein bersifat diuretik ringan yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga berpotensi mempercepat kehilangan cairan tubuh di siang hari. Risiko dehidrasi pun menjadi lebih besar, terutama jika aktivitas fisik cukup padat atau cuaca sedang panas.

Sebaliknya, minuman berkafein lebih disarankan diminum ketika berbuka. Pada waktu tersebut, tubuh memiliki kesempatan untuk kembali memenuhi kebutuhan cairan sebelum memasuki waktu puasa berikutnya. Meski begitu, konsumsi tetap perlu dibatasi dan tidak terlalu dekat dengan waktu tidur agar kualitas istirahat tetap terjaga.

Secara umum, baik kopi maupun teh tetap aman dinikmati selama Ramadan asalkan disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. Mereka yang sensitif terhadap kafein atau memiliki riwayat gangguan lambung dianjurkan lebih berhati-hati. Dengan pengaturan jenis, jumlah, dan waktu yang tepat, minuman favorit ini tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....