Wisata Hati Kembali Gelar Program 7 Hari Bisa Mengaji

  • 24 Feb 2026 20:50 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Program “7 Hari Bisa Mengaji” kembali digelar Wisata Hati selama Ramadan 2026. Kegiatan ini menyasar tukang becak, tukang parkir, pedagang, hingga kuli bangunan.

Wakil Ketua Wisata Hati sekaligus Koordinator Lapangan Program Ramadan, Viertina Wismarini, mengatakan program ini telah memasuki tahun kelima. Tujuannya untuk membumikan Al-Qur’an di semua profesi tanpa memandang latar belakang.

“Wisata Hati membuat program Pak Becak Mengaji tahun 2026 ini tahun kelima. Tujuannya adalah membumikan Al-Qur’an di semua profesi,” katanya kepada rri.co.id di kantor Wisata Hati, Selasa 24 Februari 2026.

Ia menjelaskan peserta diajarkan dari nol menggunakan metode Sakifah. Dalam tujuh hari, peserta ditargetkan mengenal huruf hijaiyah sebagai dasar membaca Al-Qur’an.

Viertina menegaskan, program ini bukan berarti peserta langsung lancar membaca Al-Qur’an dalam sepekan. Setelah Ramadan, pembelajaran dilanjutkan secara rutin agar kemampuan membaca terus meningkat.

"Enggak mungkin 7 hari langsung bisa baca Al-Qur'an. Tapi setelah Ramadan kami tetap melanjutkan murajaah atau belajarnya di hari Kamis dan Jumat," ujarnya menegaskan.

Selama lima tahun berjalan, beberapa peserta bahkan telah khatam Al-Qur’an. Sebagian besar peserta berusia antara 40 hingga 70 tahun dan memulai belajar dari nol.

Salah satu peserta, Handoyo, mengaku baru pertama kali belajar mengaji. Ia sebelumnya tidak pernah belajar membaca Al-Qur’an karena latar belakang pendidikan yang berbeda.

“Saya memang kepengin belajar ngaji. Dulu belum pernah sama sekali,” ujarnya.

Handoyo mengaku sempat kesulitan menghafal huruf-huruf hijaiyah. Namun ia tetap konsisten mengikuti kelas dan merasa senang karena pembelajaran diberikan secara gratis.

Melalui program ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu mengenal dan membaca Al-Qur’an. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....