Nyaman saat Puasa Melawan Gerd
- 20 Feb 2026 12:53 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Menjalankan ibadah puasa bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) memang memerlukan perhatian ekstra, karena perubahan pola makan dan kondisi perut yang kosong dalam waktu lama sering kali memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, yang menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn). Dirangkum dari beberapa sumber diantaranya dari situs alodokter.com berikut tips aman jalani puasa bagi penderita gerd.
Berikut adalah panduan praktis cara mengatasi dan mencegah GERD saat berpuasa agar ibadah Anda tetap nyaman dan lancar:
1. Jangan Pernah Melewatkan Sahur
Sahur bukan hanya soal energi, tapi juga pelindung lambung. Melewatkan sahur membuat perut kosong terlalu lama (bisa lebih dari 12 jam), yang secara otomatis memicu produksi asam lambung berlebih tanpa ada makanan yang dicerna.
Tips: Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, atau oatmeal yang dicerna perlahan agar lambung tidak cepat kosong.
2. Hindari "Balas Dendam" Saat Berbuka
Kesalahan fatal penderita GERD adalah makan dalam porsi besar sekaligus saat azan berkumandang. Hal ini memberikan tekanan besar pada katup kerongkongan bawah (LES), sehingga asam lambung mudah naik ke atas.
Solusi: Makanlah secara bertahap. Mulailah dengan air putih dan sedikit kurma, beri jeda sekitar 20-30 menit (misalnya setelah salat Maghrib), baru kemudian masuk ke hidangan utama dalam porsi kecil namun bergizi.
3. Batasi Makanan Pemicu (Trigger Foods)
Beberapa jenis makanan dapat melemahkan katup lambung atau merangsang produksi asam secara agresif. Selama berpuasa, sebaiknya hindari:
Gorengan dan Makanan Berlemak: Lemak membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga makanan tertahan di lambung lebih lama.
Makanan Pedas dan Asam: Dapat mengiritasi dinding lambung yang sedang sensitif.
Kafein dan Soda: Kopi, teh kental, dan minuman bersoda dapat memicu relaksasi katup kerongkongan.
4. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan
Ini adalah kebiasaan yang paling sering dilakukan, terutama setelah sahur. Gravitasi sangat berpengaruh pada posisi asam lambung.
Aturan Main: Beri jeda minimal 2 hingga 3 jam setelah makan sebelum Anda berbaring. Jika rasa kantuk setelah sahur tak tertahankan, tidurlah dengan posisi setengah duduk menggunakan bantal yang tinggi agar posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut.
5. Kelola Stres dan Tetap Tenang
Tahukah Anda bahwa stres dapat memperburuk gejala GERD? Puasa sejatinya adalah momen untuk menenangkan pikiran. Kondisi psikis yang tenang dan stabil akan membantu produksi asam lambung tetap terkendali.
Kapan Harus Minum Obat?
Bagi penderita GERD yang memerlukan bantuan medis, dokter biasanya menyarankan konsumsi obat golongan Antasida, H2 Blocker, atau Proton Pump Inhibitors (PPI).
Waktu Terbaik: Konsumsi obat saat sahur (sekitar 30 menit sebelum makan) atau saat berbuka puasa (sebelum makan besar) untuk perlindungan maksimal sepanjang hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....