Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Emas Bisnis Jersey
- 20 Jul 2026 15:16 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidak hanya menyuguhkan persaingan di lapangan hijau, tetapi juga memberi dampak besar terhadap industri merchandise olahraga. Antusiasme suporter dari berbagai negara ikut mendorong meningkatnya permintaan jersey tim nasional selama turnamen berlangsung.
Edisi kali ini menjadi Piala Dunia pertama yang diikuti 48 negara peserta dengan total 104 pertandingan, meningkat dibandingkan edisi sebelumnya yang hanya diikuti 32 tim. Bertambahnya jumlah peserta membuat variasi jersey yang beredar di pasaran semakin banyak dan membuka peluang lebih besar bagi produsen maupun pelaku usaha merchandise.
Sejumlah produsen perlengkapan olahraga dunia juga mencatat kenaikan permintaan selama berlangsungnya turnamen. Reuters melaporkan penjualan apparel Adidas meningkat sekitar 70 persen secara tahunan pada Mei 2026, sementara kunjungan ke gerai Adidas di Amerika Serikat naik 47 persen pada pekan pertama Piala Dunia, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk bertema sepak bola.
Jersey tim nasional menjadi salah satu produk yang paling banyak diburu penggemar. Adidas menyebut jersey Timnas Meksiko menjadi produk tim nasional dengan penjualan tertinggi secara global selama Piala Dunia 2026, sementara peritel olahraga JD Sports melaporkan jersey Meksiko dan Argentina termasuk yang paling laris di pasaran.
Di Indonesia, euforia Piala Dunia juga dirasakan pelaku usaha jersey dan perlengkapan olahraga. Meningkatnya minat masyarakat untuk mendukung tim favorit membuat permintaan jersey, baik produk resmi maupun replika, ikut terdongkrak melalui toko fisik maupun platform perdagangan daring.
Pelaku usaha umumnya menyesuaikan stok mengikuti perkembangan turnamen. Permintaan biasanya meningkat saat tim favorit bertanding atau berhasil melaju ke babak berikutnya, kemudian mulai melandai ketika tim tersebut tersingkir dari kompetisi.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang olahraga terbesar di dunia, tetapi juga momentum ekonomi yang menggerakkan industri fesyen olahraga, perdagangan ritel, hingga penjualan digital. Besarnya skala turnamen dengan jumlah peserta dan pertandingan yang lebih banyak turut memperluas peluang bisnis bagi pelaku usaha di berbagai negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....