Media Dunia Kompak Sanjung Spanyol Juara Pildun, Argentina Dikritik Habis-Habisan

  • 20 Jul 2026 10:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 mendapat sambutan positif dari media dunia. Sejumlah surat kabar Eropa hingga Amerika Selatan, menilai Spanyol pantas mengangkat trofi setelah mengalahkan Argentina 1-0
  • Selain memuji performa Spanyol, beberapa media di Inggris melontarkan, kritik keras terhadap gaya bermain Argentina. Mereka menilai, tim asuhan Lionel Scaloni tampil terlalu agresif sepanjang pertandingan final Piala Dunia 2026.
  • Sorotan paling tajam datang dari media Inggris. The Telegraph menulis bahwa kemenangan Spanyol menjadi kemenangan bagi sepak bola setelah menghadapi permainan keras Argentina.

RRI.CO.ID, Jakarta - Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 mendapat sambutan positif dari media dunia. Sejumlah surat kabar Eropa hingga Amerika Selatan, menilai Spanyol pantas mengangkat trofi setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu.

Selain memuji performa Spanyol, beberapa media di Inggris melontarkan, kritik keras terhadap gaya bermain Argentina. Mereka menilai, tim asuhan Lionel Scaloni tampil terlalu agresif sepanjang pertandingan final Piala Dunia 2026.

Media Spanyol Marca menyebut, kemenangan tersebut sebagai momen kembalinya La Roja ke puncak sepak bola dunia. Surat kabar itu juga menilai Spanyol berhasil mempertahankan identitas permainan mereka hingga layak menjadi juara.

"Kembali menjadi raja dunia! Spanyol tidak hanya memenangkan final. Mereka juga mempertahankan gaya bermainnya," kata Marca dalam artikelnya, Senin, 20 Juli 2026.

Sementara, Mundo Deportivo menilai, keberhasilan Spanyol sebagai pencapaian bersejarah. Menurut media tersebut, La Roja sukses menambah satu bintang lagi di jersey mereka setelah melewati laga final yang berlangsung sengit.

"Juara Dunia!. Spanyol menyematkan bintang kedua di dada mereka," kata Mundo Deportivo dalam artikelnya.

Media AS juga menyoroti, gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu sebagai penentu kemenangan. Sementara El País menyebut, Torres telah mengukir namanya dalam sejarah Timnas Spanyol.

Di Argentina, media tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan Lionel Messi dan kolega meski gagal mempertahankan gelar juara dunia. Sebagian besar menilai, Spanyol memang tampil lebih baik sepanjang pertandingan.

"Tim asuhan Luis de la Fuente jelas lebih unggul. Mungkin ini adalah perpisahan Lionel Messi, terima kasih, Leo!," kata Clarín dalam artikelnya.

Sementara itu, Olé mengakui, Spanyol pantas menjadi juara meski Argentina telah berjuang hingga menit terakhir. La Nación juga menyebut kekalahan tersebut sebagai akhir dari sebuah mimpi setelah gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.

Sorotan paling tajam datang dari media Inggris. The Telegraph menulis bahwa kemenangan Spanyol menjadi kemenangan bagi sepak bola setelah menghadapi permainan keras Argentina.

"Sepak bola 1, penjahat 0. Syukurlah olahraga telah menang," kata The Telegraph dalam artikelnya.

Nada serupa disampaikan The Guardian, yang menilai taktik keras Argentina justru menjadi bumerang. Tepatnya, setelah Enzo Fernández diusir keluar lapangan akibat kartu merah.

Media The Sun menyebut, gol Ferran Torres menghancurkan harapan Lionel Messi dan rekan-rekannya. Media tersebut juga menilai Argentina harus membayar mahal karena mencoba mengubah pertandingan menjadi duel fisik.

Sementara itu, Daily Mail menegaskan, Spanyol merupakan tim terbaik sepanjang turnamen. Menurut media tersebut, dominasi La Roja di final menjadi bukti bahwa mereka layak menyandang status juara dunia.

Reaksi beragam dari media internasional menunjukkan besarnya perhatian terhadap final Piala Dunia 2026. Meski menuai kritik, Argentina tetap mendapat penghormatan atas perjuangannya, sedangkan Spanyol dinilai sebagai juara yang pantas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....