Ini Catatan Penting Sebelum Argentina Jumpa Spanyol di Final Piala Dunia 2026

  • 19 Jul 2026 18:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Amerika – Sebelum berlangsungnya partai final antara Spanyol versus Argentina, Senin, 20 Juli, dini hari WIB, di New York, New Jersey Stadium, ada beberapa catatan penting antara kedua kesebelasan yang berlaga. Catatan apakah saja itu? Ini daftarnya!

Rodri telah mencatatkan 648 operan sukses di Piala Dunia ke-23 kali ini, jumlah terbanyak yang pernah dibukukan seorang pemain dalam sejarah Piala Dunia. Gelandang berusia 30 tahun itu memecahkan rekornya sendiri, yakni 638 operan sukses yang ia catatkan pada Piala Dunia FIFA Qatar 2022.

Catatan terbaik berikutnya juga dibukukan oleh gelandang Spanyol, Xavi, yang mencatatkan 599 operan sukses pada edisi 2010. Sementara itu, pesaing terdekat Rodri dalam jumlah operan sukses pada turnamen kali ini adalah dua rekan setimnya, Pau Cubarsi (547) dan Aymeric Laporte (533).

Sementara itu, Spanyol tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan, menyamai rekor terpanjang dalam sepak bola internasional pria. Sejak kalah 1-0 dari Kolombia pada Maret 2024, La Furia Roja mencatatkan 27 kemenangan dan 10 hasil imbang.

Sejatinya, Italia lebih dahulu membukukan rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan pada periode 2018 hingga 2021, sebelum kemudian Argentina menyamai pencapaian tersebut pada rentang 2019 hingga 2022.

Kemudian, pemain sayap Spanyol, Lamine Yamal, menjadi pemain dengan jumlah dribel sukses terbanyak di turnamen ini, yakni 30 kali. Di belakangnya terdapat Kylian Mbappe dari Prancis (24), Vinicius Junior dari Brasil (23), Lionel Messi dari Argentina (22), dan Jeremy Doku dari Belgia (21).

Diego Maradona masih memegang rekor dribel sukses terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, dengan 53 kali pada Meksiko 1986. Sementara itu, Messi menjadi pemain dengan catatan dribel sukses terbanyak pada abad ke-21, yakni 46 kali di Brasil 2014.

Lionel Messi megabintang Argentina yang juga kapten kesebelah tim Tango Argentina. (Foto: FIFA)

Argentina telah mencetak 19 gol, atau rata-rata 2,71 gol per pertandingan, pada Piala Dunia kali ini. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak oleh satu tim dalam satu edisi Piala Dunia sejak Brasil juga mencetak 19 gol pada 1970. Sepanjang sejarah, catatan itu hanya kalah dari empat tim, yakni Brasil dengan 22 gol pada 1950, Prancis dengan 23 gol pada 1958, Jerman Barat dengan 25 gol pada 1954, serta Hungaria dengan 27 gol pada edisi yang sama.

Sementara itu, Spanyol telah mencetak 13 gol. Jumlah tersebut dua gol lebih banyak daripada rekor terbaik mereka sebelumnya di Piala Dunia yang dibukukan pada 1986 berkat kontribusi Emilio Butragueno, serta lima gol lebih banyak dibandingkan saat mereka menjuarai turnamen pada 2010.

Selanjutnya, Argentina telah mencetak setidaknya dua gol dalam 13 pertandingan Piala Dunia secara beruntun, sebuah rekor baru dalam sejarah turnamen tersebut. Terakhir kali mereka gagal mencetak dua gol dalam satu pertandingan adalah saat kalah 1-2 dari Arab Saudi pada laga pembuka Piala Dunia FIFA Qatar 2022.

Skuad La Albiceleste juga selalu mencetak gol dalam 16 pertandingan Piala Dunia berturut-turut. Catatan tersebut hanya kalah dari Hongaria (17 pertandingan pada periode 1934 hingga 1962), Jerman (18 pertandingan pada periode 1986 hingga 1998), Jerman (18 pertandingan pada periode 1934 hingga 1958), serta Brasil (18 pertandingan pada periode 1930 hingga 1958).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....