Prancis Terdepak di Piala Dunia 2026, Mbappe Ungkap Biang Keroknya

  • 15 Jul 2026 18:22 WIB
  •  Banda Aceh
Poin Utama
  • Timnas Prancis harus mengubur impian tampil di final Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-2 dari Spanyol pada laga semifinal di Dallas Stadium, Rabu 15 Juli 2026.
  • Kapten sekaligus penyerang Prancis, Kylian Mbappe, mengakui timnya tidak mampu menampilkan performa terbaik pada laga krusial tersebut.
  • Bahkan legenda sepak bola Prancis Thierry Henry juga turut menyoroti keputusan tim pelatih yang tidak memberikan kesempatan bermain kepada gelandang berpengalaman N'Golo Kante sepanjang turnamen.

RRI.CO.ID, Dallas – Timnas Prancis harus mengubur impian tampil di final Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-2 dari Spanyol pada laga semifinal di Dallas Stadium, Rabu 15 Juli 2026. Hasil tersebut sekaligus menghentikan ambisi Les Bleus di Piala Dunia.

Datang dengan status sebagai salah satu tim favorit berkat penampilan impresif sepanjang laga, Prancis justru gagal mengembangkan permainan menghadapi Spanyol. Tim Matador tampil disiplin, mendominasi penguasaan bola, dan mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga memastikan tiket ke final.

Kapten sekaligus penyerang Prancis, Kylian Mbappe, mengakui timnya tidak mampu menampilkan performa terbaik pada laga krusial tersebut.

"Saya pikir kami tidak memainkan permainan kami, baik secara teknis maupun taktis. Ketika Anda tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan dalam semifinal Piala Dunia, Anda tidak akan menang. Spanyol tetap berpegang pada rencana permainan mereka," ujar Mbappe.

Mbappe juga mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. Menurutnya, banyak aspek permainan Prancis yang tidak berjalan sesuai rencana sehingga gagal mengimbangi dominasi Spanyol di lini tengah.

Bahkan legenda sepak bola Prancis Thierry Henry juga turut menyoroti keputusan tim pelatih yang tidak memberikan kesempatan bermain kepada gelandang berpengalaman N'Golo Kante sepanjang turnamen.

Henry menilai absennya Kante membuat Prancis kehilangan keseimbangan di lini tengah, terutama dalam merebut bola dan melindungi lini pertahanan.

"Anda tidak bisa memenangkan turnamen besar jika pemain terbaik Anda tidak berada di lapangan," kata Henry.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari banyak pendukung Prancis yang menilai pengalaman dan kemampuan Kante berpotensi mengubah jalannya pertandingan, terutama ketika Spanyol tampil dominan dalam penguasaan bola.

Dengan hasil ini, Spanyol memastikan diri melaju ke final Piala Dunia 2026, sedangkan Prancis akan kembali bertanding pada laga perebutan tempat ketiga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....