2.270 Siswa SD – SMA Ikuti MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026
- 19 Jul 2026 06:37 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife kembali berkolaborasi dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Kudus untuk menyelenggarakan MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026. Event tersebut berlangsung pada Rabu hingga Sabtu (15 – 18 Juli 2026) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Kompetisi ini diikuti oleh 2.270 murid yang berasal dari 196 sekolah. Peserta dari mulai tingkatan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kudus dan sekitarnya.
Dalam penyelenggaraan tahun ini terdapat lima kelompok usia (KU 8, KU 10, KU 12, KU 15 dan KU 18). Selain itu ada 23 nomor cabang olahraga yang diperlombakan, yaitu Lari 40 meter, Lari 60 meter, Lari 80 meter, Lari 100 meter, Lari 400 meter, Lari 800 meter, Lari 1000 meter, Lari 1.500 meter, Jalan Cepat 2.000 meter, Jalan Cepat 3.000 meter, Lari Estafet 8 x 50 meter mixed, Lari Estafet 5 x 80 meter, Lari Estafet 4 x 100 meter, Lari Estafet 4 x 400 meter mixed, Kanga’s Escape, Formula 1, Frog Jump, Turbo Throw, Lompat Jauh, Tolak Peluru, Lompat Tinggi, Lempar Lembing dan Lempar Cakram.
Welly Arisanto selaku Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation mengatakan, adanya penambahan kelompok usia dalam MilkLife Athletic Challenge tahun ini bertujuan untuk memperluas rantai regenerasi atletik dari tingkat akar rumput. Hal ini tak terlepas dari semangat Bakti Olahraga Djarum Foundation yang fokus pada pembinaan usia dini di berbagai cabang olahraga.
“Dengan menghadirkan kelompok usia 8 tahun pada seri 1 2026 ini, kami ingin memotong garis awal pembinaan agar lebih dini lagi. Di usia emas anak-anak, koordinasi motorik mereka sedang berkembang pesat. Lewat MilkLife Athletics Challenge, kami memfasilitasi mereka agar mengenal fondasi atletik lewat cara yang kompetitif namun tetap menyenangkan,” ucapnya.
Welly menambahkan, tidak hanya memperluas segmentasi umur, inovasi juga dilakukan pada aspek variasi nomor perlombaan yang lebih berfokus pada pengembangan bakat dasar dengan memasukkan nomor-nomor bergengsi seperti lari jarak pendek (sprint) serta lompat tinggi. Selain itu, ada pula penyelarasan ulang di beberapa nomor perlombaan berat yang kini tidak lagi diperlombakan.
Firdaus, Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kudus menyebut pembinaan atletik usia dini di Jawa Tengah terus menunjukkan grafik yang menjanjikan seiring rutinnya penyelenggaraan MilkLife Atletics Challenge sejak tahun 2024. Ajang yang memadukan konsep kompetisi dan fun games edukatif ini terbukti efektif menarik minat ribuan pelajar dari berbagai tingkat sekolah.
Menurutnya, kejuaraan ini tidak lagi sekadar menjadi panggung pengenalan olahraga atletik, tapi telah bertransformasi menjadi lumbung bagi pembibitan atlet potensial. Perkembangan kualitas anak-anak dari seri ke seri sangat luar biasa.
"Kompetisi yang reguler seperti ini berhasil mengubah pandangan bahwa atletik itu menakutkan, menjadi sebuah petualangan yang menyenangkan bagi anak sekolah. Dampaknya, gairah mereka untuk berprestasi secara organik. Kami sangat optimistis Kudus sedang berproses melahirkan generasi atletik baru yang unggul dan siap mewakili Jawa Tengah di ajang tingkat provinsi seperti Porprov, bahkan hingga level nasional seperti Popnas,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, langkah pembinaan lanjutan yang terstruktur dan berkesinambungan telah disiapkan agar potensi besar para pelajar ini dapat tersalurkan dengan tepat menuju prestasi tingkat profesional.
“Tugas kami adalah memastikan bakat-bakat yang terjaring dari ajang ini mendapatkan pembinaan lanjutan yang berkesinambungan dan terpusat. Serta terus memberikan jam terbang kompetisi agar mental bertanding mereka matang sebelum terjun ke kejuaraan resmi daerah maupun nasional,” imbuh Firdaus.
Euforia kebahagiaan terpancar dari perwakilan MTsN 1 Kudus yang dinobatkan sebagai Juara Umum MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 KU 15. Sukses mempertahankan gelar yang diraih tahun lalu, Dimas Maulana, salah satu guru yang menjadi perwakilan sekolahnya mengucap syukur atas prestasi yang diraih anak didiknya. Sukses mengemas tujuh emas, tiga perak dan dua perunggu.
“MilkLife Athletics Challenge ini adalah ajang yang sangat luar biasa ya, apalagi anak-anak ternyata punya bakat di bidang atletik. Untuk itu kami juga sebisa mungkin memberikan fasilitas kepada mereka di beberapa cabang lomba atletik dengan adanya ekstrakurikuler. Semoga prestasi ini bisa konsisten kami pertahankan, bahkan ditingkatkan untuk ikut andil dalam lahirnya bibit cabang olahraga atletik dari Kudus,” tandasnya. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....